Senin, 30 Mei 2016

Dirut PLN Tertarik Listrik Murah dari Energi Nuklir

Sofyan Basir, Direktur Utama PLN.
Foto: Ridwan Harahap
Jakarta, OG Indonesia -- Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir tertarik energi nuklir dimanfaatkan untuk pembangkit listrik. Namun pilihan ke arah tersebut butuh keputusan politik dari Presiden.

"Nuklir saya tertarik, murah," ucapnya saat ditanya wartawan terkait opsi nuklir sebagai sumber energi di kantor pusat PLN, Jakarta, Senin (30/05). "Tapi itu belum, karena butuh keputusan politik," sambung Sofyan.

Ia pun menceritakan tentang PLTN yang telah banyak dibangun di Amerika dan Eropa sejak 50-60 tahun yang lalu. "Mereka berjaya, sukses industrinya karena energinya sangat murah melalui teknologi nuklir," terangnya.

Dikatakan Sofyan, banyak perusahaan dari berbagai negara yang sudah datang ke Indonesia untuk lakukan kerjasama di bidang energi nuklir. "Oh banyak sudah 23 (perusahaan)," ungkapnya. "Dari Amerika ada, dari Rusia ada, dari China ada, Eropa, hampir semua menawarkan," sambungnya.

Hanya saja selama ini banyak tantangan dari berbagai pihak terkait pengembangan energi nuklir di Indonesia. Sofyan pun mengungkapkan alasan di balik kondisi tersebut. "Kalian tidak mau nuklir supaya listrik buat industri jadi mahal," tegas Sofyan. RH