Selasa, 14 Juni 2016

Kecelakaan di Area Panas Bumi Dieng, 6 Pekerja dan 1 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Banjarnegara, OG Indonesia -- Pada hari Senin, 13 Juni 2016 sekitar pukul 09:20 WIB, telah terjadi kecelakaan kerja di area panas bumi Dieng yang dikelola PT Geo Dipa Energi.

Disampaikan oleh Dadang Syarif, Corpororate Secretary PT Geo Dipa Energi (Persero), kecelakaan terjadi karena lepasnya  sambungan pipa uap dari Flensa Flow Tee di rangkaian kepala sumur HCE 30A yang terletak di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Sehingga menimbulkan semburan uap panas ke tanah dan mengenai enam pegawai yang sedang melakukan pekerjaan monitoring operasi di sekitar sumur HCE 30 tersebut dan mengalami luka bakar," terang Dadang dalam siaran pers yang diterima OG Indonesia.

Para korban segera dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wonosobo dan Rumah Sakit Islam (RSI) Wonosobo untuk tindakan medis. 

Kejadian ini membuat kepanikan para warga masyarakat yang bercocok tanam di sekitar lokasi sumur. Bahkan warga sekitar pun terkena imbas dari kecelakaan tersebut.

"Sebanyak delapan orang warga masyarakat yang terkena dampak kepanikan sudah ditangani oleh dokter puskemas terdekat. Satu di antaranya dirujuk ke RSI dan 7 orang lainnya sudah diperbolehkan pulang," papar Dadang.

Berikut adalah daftar nama-nama pegawai yang mengalami kecelakaan:
1. Joko Irawanto (Supervisor Steam Field) ke RSUD Wonosobo
2. Samuri Budiarso (Operator Steam Field) ke RSUD Wonosobo
3. Supriyono (Operator Steam Field) ke RSUD Wonosobo.
4. Supartono (Maintenance Steam Field) ke RSI Wonosobo.
5. Yudi Iskandar (Operator Steam Field) ke RSI Wonosobo.
6. Vandi Pratama (Staff HSE) ke RSI Wonosobo

Dikatakan Dadang, tanggap darurat telah dilakukan oleh Geo Dipa Energi dengan melibatkan aparat dan instansi terkait untuk meminimalisir dampak kecelakaan kerja serta melakukan sterilisasi lokasi dan pengamanan. 

"Semburan uap tersebut telah dihentikan dengan menutup katup utama (master valve) pada kepala sumur dan kondisi saat ini dinyatakan aman dan selanjutnya akan dilakukan tindakan recovery," pungkasnya. RH