Rabu, 15 Juni 2016

Stok Besar Minyak Pemicu Anjloknya Harga

Jakarta, OG Indonesia-- Harga minyak dunia jatuh untuk sesi keempat berjalan pada Selasa (14/6) atau Rabu (15/6) pagi WIB, karena Badan Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa stok besar akan menutup setiap kenaikan harga yang akan datang.

Patokan harga di pasar Amerika Serikat, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli menyusut 39 sen menjadi berakhir di 48,49 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, patokan Eropa, turun 52 sen menjadi menetap di 49,83 dolar AS per barel.

IEA mengatakan dalam laporan bulanannya bahwa mereka memperkirakan permintaan minyak mentah global tumbuh sebesar 1,3 juta barel per hari pada tahun ini dan kemudian tahun depan, karena pembeli didorong oleh harga yang rendah.

Meski begitu, menurut IEA, ada persediaan besar sekali yang terus membayangi.
"Hal ini mungkin akan memperlemah prospek peningkatan yang signifikan dalam harga minyak," kata IEA seperti dilansir kantor berita Xinhua.

Kekhawatiran tentang stok besar telah menyebabkan harga minyak jatuh kembali dari sekitar 51 dolar AS sampai awal bulan lalu. Ini merupakan kejatuhan tertinggi pada tahun ini.