Kamis, 28 Juli 2016

Aroma Santer Toilet SPBU Pancing Komentar Wianda

Wianda Pusponegoro, VP Corporate
Communication Pertamina.
Foto: Edi Triyono
Jakarta, OG Indonesia -- Menanggapi kian banyaknya SPBU berlogo Pertamina yang mematok tarif untuk fasilitas toiletnya, pihak Pertamina pun menanggapi "aroma" tidak sedap tersebut. Ditegaskan Pertamina bahwa SPBU seharusnya tidak memungut biaya untuk fasilitas toilet yang dipakai oleh pengunjung SPBU.

Dikatakan oleh Wianda Pusponegoro, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) bahwa pengusaha wajib memberikan pelayanan yang kepada konsumennya, termasuk layanan toilet gratis.

"Kamar kecil fasilitas gratis di SPBU, wajib disediakan pengusaha. Tidak perlu membayar," tegas Wianda singkat, Kamis (28/07). Ia pun menambahkan bahwa pengusaha seharusnya tidak membebankan biaya kebersihan toilet kepada pengunjung SPBU, karena hal tersebut sudah jadi kewajiban bagi pengusaha SPBU tersebut.

Seperti diketahui, saat ini kian banyak SPBU yang memungut biaya bagi pengunjung yang menggunakan fasilitas toilet, baik yang hanya sekedar menaruh kotak amal sampai yang terang-terangan menempelkan tarif toilet Rp 2.000 dan menempatkan penjaganya di depan toilet. "Banyak yang seperti itu, di mana-mana," ujar Aris seorang warga Cengkareng. 

Ketegasan Pertamina untuk menertibkan SPBU yang masih memasang biaya tentunya sangat diperlukan. Apalagi di tengah kompetisi dengan SPBU asing yang memberikan layanan serba wah kepada pelanggannya. Bagaimana Pertamina? RH