Jumat, 01 Juli 2016

OIL & GAS CONFERENCE 2016

Produksi minyak nasional kini bergantung pada lapangan minyak serta sumur minyak tua. Dengan kegiatan eksplorasi yang berkurang akibat penurunan harga minyak dunia, cadangan minyak dan gas (migas) semakin berkurang tanpa digantikan oleh temuan minyak yang sepadan jumlahnya.

Permasalahan ini timbul akibat belum stabilnya harga minyak mentah dunia, sehingga hal ini berkorelasi terhadap target lifting minyak yang masih belum mencapai target yang diharapkan, yakni 830 barel/hari. Pemerintah menyikapi hal ini melalui berbagai jurus untuk menahan laju penurunan produksi, hal itu dilakukan untuk menggenjot minat KKKS untuk mempercepat produksinya.

Hal ini pula yang mendorong tumbuhnya kembali geliat industri penunjang migas untuk meningkatkan investasinya, dimana upaya yang dilakukan untuk percepatan produksi ini tentunya menimbulkan multiplier effect positif bagi usaha penunjang migas di wilayah Indonesia Timur.


Melalui Oil & Gas Conference 2016 ini Komunitas Migas Indonesia (KMI) bekerjasama dengan OG Indonesia akan mendudukan bersama antara regulator, pelaku industri, dan pakar profesional migas, untuk bersama-sama mengambil langkah dalam memecahkan masalah yang ada serta memberikan solusi yang bersifat konstruktif bagi industri migas Nasional.

Balikpapan International Sports Arena
Oil & Gas Conference 2016,  ini akan dilaksanakan pada

Hari/Tanggal       : Selasa, 20 September 2016
Waktu                 : Pukul. 10.00 – 16.00 WIB
Tempat               : Balikpapan International Sports Arena                               (Dome)







     Keynote Speech   : IGN. Wiratmaja Puja, Dirjen Migas KESDM*
                                                                     *dalam konfirmasi

Sesi 1 :

“Strategi Percepatan Produksi Migas, Langkah Pasti Menahan Laju Penurunan
  Lifting Minyak”
  •     Andang Bachtiar, Ketua Komite Eksplorasi Nasional (KEN), Anggota Dewan Energi Nasional (DEN)
  •    Muliawan Haji, Deputi Pengendalian Operasi Migas SKK Migas
  •    Gunung Sardjono Hadi, President Director PT Pertamina Hulu Energi

Sesi 2 : 

“Peningkatan Investasi Penunjang Migas Wilayah Indonesia Timur (Peluang dan       prospek Industri Penunjang Migas Dalam Menunjang Operasi Migas Wilayah Indonesia Timur)
  •      Imam Haryono, Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian
  •     Thomas Lembong, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
  •     Agus Cahyono Adi, Direktur Pembinaan Program Migas Ditjen Migas ESDM


Moderator : S. Herry Putranto (Ketua Komunitas Migas Indonesia)

Informasi lebih lanjut, silakan unduh dokumen terlampir  UNDUH SEKARANG
atau hubungi hotline service kami.

Email     : majalah.og.indonesia@gmail.com
Mobile   : 0815 611 4042 / 08111 789 719