Senin, 15 Agustus 2016

Arcandra Tahar Kelar

Baru menjabat 20 hari, Arcandra Tahar
diberhentikan dengan hormat sebagai
Menteri ESDM oleh Presiden Jokowi.
Foto: Ridwan Harahap
Jakarta, OG Indonesia -- Kelar sudah posisi Arcandra Tahar sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Baru menjabat 20 hari setelah dilantik Presiden Joko Widodo sebagai menteri pada 27 Juli 2016 lalu, pada hari ini, Senin malam 15 Agustus 2016, Arcandra akhirnya diumumkan diberhentikan secara hormat.

Dikatakan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno yang menyampaikan pengumuman presiden pada malam ini, bahwa setelah mendengar informasi dari sejumlah pihak, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar dari posisinya sebagai Menteri ESDM.

"Menyikapi pertanyaan publik terkait status kewarganegaraan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Saudara Arcandra Tahar, dan setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Saudara Arcandra Tahar," terang Pratikno.

Selanjutnya, Menteri ESDM akan dijabat oleh pelaksana tugas dan tanggung jawab Menteri ESDM yang diserahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. "Sampai dengan diangkatnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral definitif," jelas Pratikno.

Keputusan memberhentikan Menteri ESDM akan mulai berlaku efektif pada esok hari, Selasa, 16 Agustus 2016.

Sebelumnya, Arcandra Tahar diangkat sebagai Menteri ESDM bersama dengan sejumlah menteri lainnya dengan berdasarkan pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 83/P Tahun 2016 tentang Penggantian Beberapa Menteri Negara Kabinet Kerja Periode 2014-2019. RH