Jumat, 19 Agustus 2016

Jokowi: Listrik Nias Saya Tambah 25 MW, Oktober Nanti Selesai

Presiden Joko Widodo menyanggupi pasokan
listrik sebesar 50 MW akan dibangun
di Kabupaten Nias sampai akhir 2017.
Foto: Biro Pers Setpres
Nias, OG Indonesia -- Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Nias, Presiden Joko Widodo melihat langsung potensi wisata daerah tersebut yang sebenarnya dapat lebih ditingkatkan jika persoalan listrik di Nias dapat diperbaiki.

"Saya lihat dari atas pas turun, potensi terbesar ada dua menurut saya. Pertama, pariwisata. Kedua, perikanan. Dua ini kita harus fokus," kata Jokowi di Pendopo Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Jumat (19/08).

Namun sayangnya pasokan listrik ke Nias masih kerap terkendala. Kepada Presiden Joko Widodo, pemerintah daerah setempat mengeluhkan kekurangan listrik sebanyak 23 megawatt. Untuk diketahui, saat ini pasokan listrik yang tersedia di Kabupaten Nias ialah sebesar 27 megawatt. 

Adapun berdasarkan perhitungan, Kabupaten Nias setidaknya membutuhkan 50 megawatt agar daerah tersebut tidak mengalami kekurangan listrik. "Saya jawab langsung tadi. Saya tambah 25 megawatt. Yang sekarang ada 27, saya tambah 25 megawatt. Selesai nanti bulan Oktober," terang Presiden.

Ternyata, persoalan kekurangan listrik di Kabupaten Nias tak berhenti sampai di situ. Rupanya, pemerintah daerah setempat telah memperhitungkan kebutuhan listrik daerah apabila proyek pariwisata daerah tersebut berhasil berkembang. "Kalau pariwisata di sini berkembang, masih kurang 25 megawatt," terang Presiden menirukan laporan yang diterimanya tersebut.

Presiden pun akhirnya menyanggupi untuk menambahkan sebesar 25 megawatt lagi pada akhir 2017. Sehingga total jumlah pasokan listrik yang akan dibangun pemerintah di Kabupaten Nias hingga akhir 2017 ialah sebesar 50 megawatt. 

Namun demikian, Presiden meminta pemerintah daerah setempat untuk juga berusaha mendatangkan investor yang mampu memajukan pariwisata daerah tersebut. "Datangkan investor yang berkaitan dengan pariwisata, hotel-hotel, semua harus segera masuk. Tapi Pak Bupati dan gubernur memang rajin, waktu saya bicara ternyata sudah disiapkan," ungkapnya. RH