Kamis, 11 Agustus 2016

Kurtubi: Infrastruktur Gas Kota Harus Diperkuat

Jakarta, OG Indonesia -- DPR melalui Komisi VII tengah merampungkan revisi UU Migas. Salah satu fokusnya adalah memperkuat infrastruktur pengelolaan gas melalui PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

"DPR sedang merampungkan revisi UU Migas. Saya berpendapat ke depan harus genjot infrastruktur gas. Maka perlu ada koordinasi yang bagus sehingga. Pembangunan infrastruktur gas itu dipercepat," kata Anggota Komisi VII DPR, Kurtubi, Kamis (11/08).

Menurutnya, dalam proses jangka panjang ada baiknya untuk rumah tangga diarahkan ke gas pipa. Bukan elpiji seperti saat ini. "Sekarang kan jika ingin masak pakai elpiji. Nantinya, elpiji bisa dipakai untuk daerah yang tidak terlalui sistem pipa gas. Khusus kota-kota besar, menggunakan pipa gas langsung," jelas politisi dari Partai Nasdem ini.

Lebih jauh, Kurtubi mengatakan proses pembangunan infrastruktur gas harus dilakukan secara masif. Adapun dengan memperkuat PGN sebagai motor utama BUMN migas.

"Memang ahlinya PGN kan di situ. Nah untuk memperkuat PGN sendiri saya imbau pemerintah untuk tahan dulu membentuk holding energi selagi revisi UU migas belum selesai," tutupnya. RH