Senin, 15 Agustus 2016

Rata-rata Pendidikan Masyarakat Indonesia Tak Lulus SMP, Ini Upaya Universitas Pertamina


Jakarta, OG Indonesia-- Tingkat pendidikan di Indonesia dinilai masih minim. Rata-rata lama pendidikan di Indonesia adalah 7,6 tahun, artinya rata-rata masyarakat Indonesia tidak lulus SMP. Di tahun 2010 saja, hanya 7,2% masyarakat yang lulus pendidikan tinggi, 22% pendidikan menengah dan sisanya berpendidikan dasar.


Lewat Universitas Pertamina, pendidikan masyarakat Indonesia harus ditingkatkan. Tahun ini merupakan tahun pertama berdirinya Universitas Pertamina dan sudah menerima 1.367 murid, mereka semua berasal dari berbagai penjuru tanah air.

"Secara pribadi saya ucapkan selamat atas keberhasilan segenap mahasiwa baru atas kerja kerasnya mengikuti ujian," ujar Rektor Universitas Pertamina Profesor Akhmaloka dalam Peresmian Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pertamina Tahun Akademik 2016/2017, di Mezaninne Room, Gedung Utama, Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Akhmaloka menyebutkan, untuk menciptakan sistem pendidikan yang baik, tentu negara harus persiapkan sarana pendidikan yang cukup dan berkualitas yang baik, tapi itu bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi semua pihak.

"SDM Malaysia 20% berpendidikan tinggi, 56% berpendidikan menengah. Suatu negara bisa dikatakan maju bila 40% berpendidikan tinggi 30% menengah dan 20% dasar. Terlihat kita punya pekerjaan rumah yang besar untuk manfaatkan bonus demografi untuk mendorong perekonomian," jelas dia.


Di hadapan mahasiswa, Akhmaloka mengungkapkan, saat ini situasi ekonomi dunia sedang tertekan dalam 1 sampai 2 dekade, pertumbuhan ekonomi bergeser dari poros barat ke timur yaitu Asia Timur, Asia Tenggara dan Selatan.

"Kalau Asia Tenggara maka kurang lebih 50% kita bicara Indonesia, luas Indonesia mungkin lebih dari 50% luas dari ASEAN, penduduk Indonesia hampir lebih separuh penduduk ASEAN, maka kalau lihat ASEAN tidak lepas dari Indonesia," terang dia.

Ada 3 faktor Indonesia masuk ke emerging country. Indonesia memiliki kekayaan alam yang luas, batu bara Indonesia nomor 2 dunia. Indonesia memiliki SDM yang tinggi. 

Saat ini struktur masyarakat Indonesia 0-30 tahun persentasenya 70%. Ini menunjukkan produktivitas masyarakat Indonesia tinggi.

Hal yang berbeda dengan negara yang memiliki aging society, di mana negara itu usia produktifnya lebih sedikit, maka penduduk produktif harus menanggung kehidupan penduduk usia lebih lanjut, maka pajaknya biasanya lebih tinggi.

"Kita dapat bonus demografi. Ini hanya terjadi satu kali untuk suatu bangsa, bila Indonesia tidak dapat memanfaatkannya ini, maka kesempatan akan hilang, ini bisa didapat bila tenaga kerja kita memiliki keberhasilan," pungkasnya.