Selasa, 27 Desember 2016

Bendungan Kuwil Kawangkoan Bisa Dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik

Presiden Joko Widodo meninjau
pembangunan Bendungan Kuwil
Kawangkoan.
Foto: Biro Pers Setpres
Minahasa Utara, OG Indonesia -- Dalam kunjungannya ke Sulawesi Utara, Presiden Joko Widodo pada hari ini, Selasa (27/12), meninjau salah satu proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan pemerintah yaitu Waduk Kuwil yang bisa dimanfaatkan untuk pembangkit listrik.

"Ini adalah waduk Kuwil di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, luasnya 308 hektar. Besar sekali, kapasitasnya 23 juta meter kubik. Fungsinya untuk air baku di bawah berarti di Manado, Bitung, Minahasa Utara," ujar Presiden Joko Widodo di hadapan para jurnalis usai peninjauan.

Lebih lanjut, Presiden Joko Widodo juga menjelaskan sejumlah manfaat yang akan diperoleh dari pembangunan waduk tersebut. Pembangkit listrik dan penunjang sektor pariwisata merupakan beberapa manfaat yang disinggung Presiden Joko Widodo.

"Fungsi kedua mengatasi banjir. Jadi banjir yang dulu melanda Manado berasal dari sungai Tondano di sini. Nanti juga ada fungsi pembangkit listrik, ya tiga ini yah nanti ditambah untuk pariwisata selesai kira-kira 2019," imbuhnya.

Untuk diketahui, Bendungan Kuwil Kawangkoan yang berlokasi di Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, akan dibangun dengan total biaya pembangunan sekitar Rp. 1,42 triliun.

Pembangunan bendungan tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membenahi infrastruktur Tanah Air. Total saat ini sudah 21 bendungan yang dibangun oleh pemerintah sejak tahun 2015 silam.

"Di tahun 2015 kan sudah memulai 13 bendungan waduk yang sudah kita mulai. Tahun ini kita mulai delapan, jadi total 21 bedungan waduk," terang Presiden Joko Widodo. RH