Kamis, 29 Desember 2016

Pengamat: Harga Minyak Akan Capai US$ 60 Per Barel di 2017

Ferdinand Hutahean, Direktur Eksekutif
Energy Watch Indonesia.
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Pemangkasan produksi minyak dari negara-negara anggota OPEC sebanyak 1,2 juta barel per hari diprediksi akan berdampak pada mulai naiknya harga minyak dunia pada tahun 2017 mendatang.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWI) Ferdinand Hutahean. Ia memperkirakan di awal tahun depan pada bulan Januari 2017, harga minyak dunia akan menyentuh angka US$ 55 per barel.

"Dan pada Februari ke sananya akan stay di angka 60 dollar per barel," kata Ferdinand kepada OG Indonesia di bilangan Menteng, Jakarta, Rabu (28/12). "Artinya akan ada kenaikan maksimum 10 dollar sampai ke tahun depan," terangnya.

Namun Ferdinand mengingatkan, hal tersebut bisa urung terjadi apabila produksi minyak ternyata ditingkatkan lagi oleh negara-negara produsen minyak.

"Saya yakin 60 dollar akan nyampe, mungkin sekitar bulan Maret (2017)," tegas Ferdinand. RH