Sabtu, 31 Desember 2016

PLN Disjaya Pastikan Listrik Malam Tahun Baru Aman

Murtaqi Syamsuddin (kedua dari
kanan) dan Syamsul Huda (ketiga
dari kanan).
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Menjelang pergantian tahun 2016 ke 2017, PLN Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya) menjamin pasokan daya listrik di wilayah Jakarta aman selama masa tahun baru. Piket siaga dan penguatan khusus pun diberlakukan mulai tanggal 22 Desember 2016 sampai dengan 02 Januari 2017.

PLN Disjaya sendiri tidak merencanakan pemadaman aliran listrik untuk kepentingan pembangunan jaringan, rehabilitasi dan atau pemeliharaan jaringan tenaga listrik, berkaitan dengan malam pergantian tahun. 

Listrik Jakarta dipasok dari 8 subsitem yang teridiri dari 3 pembangkit dan 5 subsistem. Perkiraan beban puncak jelang malam pergantian tahun tanggal 31 Desember 2016 pukul 19.00 WIB yaitu 2.750 MW dan beban puncak siang tanggal 1 Januari 2017 sebesar 3.000 MW. 

Saat perayaan pergantian tahun baru beban puncak Jakarta lebih tinggi pada malam hari. Perkiraan beban puncak baik siang maupun malam masih di bawah beban normal pada hari biasa, maka dipastikan pasokan daya ke wilayah DKI Jakarta Raya dan sistem Jawa Bali dalam kondisi aman.

"Natal sudah lewat dan aman. Dan pada momen tahun baru beban puncak Jakarta itu turun. Tadi siang tercatat 3.000 MW, dan beban puncak malam kita perkirakan lebih rendah lagi yaitu 2.750 MW," kata Murtaqi Syamsuddin, Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN kepada wartawan, Sabtu (31/12) petang saat meninjau kantor PLN Disjaya di Gambir, Jakarta Pusat. 

Diterangkan Murtaqi, normalnya beban puncak untuk wilayah Jakarta pada siang hari sekitar 5.300 MW. Sementara beban puncak pada siang hari sebesar 4.900 MW. "Bebannya turun karena banyak kantor tutup, pabrik dan industri juga banyak yang tutup serta masyarakat juga banyak yang keluar kota," jelasnya.

Namun lstrik padam bisa saja terjadi dalam keadaan yang tidak terencana seperti bila terjadi gangguan pada sistem jaringan tenaga listrik, kejadian yang tidak terprediksi sebelumnya atau bencana alam (force majeure). 

Mengantisipasi percepatan pemulihan terhadap kemungkinan terjadinya gangguan jaringan, PLN Disjaya melakukan siaga penuh pada setiap Posko Pelayanan Teknik pada 16 wilayah selama 24 jam sehari 7 hari seminggu. Posko-posko tersebut dapat dihubungi melalui Contact Center 123 dari telepon rumah maupun (021) 123 dari telepon seluler, Facebook PLN123 dan Twitter @pln_123.

"Jika terjadi gangguan, masyarakat tidak perlu risau karena PLN bekerja 24 jam dengan teknisnya di PLN dibagi dalam tiga shift untuk melayani masyarakat Jakarta," kata Syamsul Huda, General Manager PLN Disjaya.

Langkah-langkah operasional yang dipersiapkan PLN Disjaya, antara lain :
1. Melakukan pengecekan pada seluruh Jaringan Tenaga Listrik (JTL) di wilayah Disjaya, terutama kondisi JTL yang kritis, yang diperkirakan dapat menimbulkan gangguan padam di sisi pelanggan. Apabila diketahui ada jaringan yang rawan gangguan akan segera diperbaiki.

2. Pada sistem 20 KV diusahakan kondisi jaringan dalam keadaan normal. Apabila terdapat gangguan, maka akan dilakukan manuver jaringan dengan melihat kemampuan peralatan distribusi di sisi 20 KV sehingga daerah yang terganggu bisa diisolir dan segera dilakukan perbaikan.

3. Lebih meningkatkan kesiapan pelayanan gangguan Jaringan Tenaga Listrik (JTL), dengan cara piket standby bagi petugas pemeliharaan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) yang terbagi dalam 3 shift selama 24 jam, khususnya dalam hal percepatan mengatasi gangguan dan atau pemulihannya.

4. Menyiapkan peralatan recovery untuk emergency antara lain 14 Unit Gardu Bergerak (UGB), 8 Unit Kabel Bergerak ( UKB), 16 Unit Trafo Bergerak (UTB) dan 13 Genset Mobile  yang didukung oleh kekuatan petugas piket pelayanan teknik sebanyak 1200 personil, 159 regu yang terdiri dari unit mobile dan motor Unit Layanan Cepat (ULC) yang tersebar dalam 30 posko teknik.

PLN Disjaya juga terus melakukan Update pemantauan untuk daerah-daerah yang menjadi pantauan khusus saat malam tahun baru yaitu Monumen Nasional (Monas), Taman Impian Jaya Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pusat-pusat keramaian, panggung-panggung hiburan perayaan pergantian tahun baru yang tersebar di  beberapa lokasi sebagai berikut : 

A. Wilayah Jakarta Pusat : 
1. Lapangan Arcici Rawasari. Kec. Gambir/Walikota JP. Depan Museum Prasasti Kec. Kemayoran.
2. Lenggang Jakarta Kemayoran, Jl. Benyamin Sueb
3. Kec. Sawah Besar. Kantor Kecamatan Sawah Besar
4. Kec. Cempaka Putih. Halaman Kantor Kecamatan Kelurahan Cempaka Putih Barat
5. Kec. Menteng. Halaman Kantor Kelurahan Menteng

B. Wilayah Jakarta Timur
1. Kantor Walikota Jakarta Timur
2. Kantor Kecamatan

C. Wilayah Jakarta Selatan
1. Kantor Walikota Jakarta Selatan
2. Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan

D. Wilayah Jakarta Utara
1. Stadion Rawa Badak Selatan
2. La Piazza Kelapa Gading
3. RPTRA Sungai Bambu

E. Wilayah Jakarta Barat
1. Kantor Walikota Jakarta Barat
2. Lapangan Bola Romsel, Palmerah
3. Kawasan Wisata Kota Tua

Selain itu media-media elektronik yang menyiarkan pesta malam pergantian tahun, hotel, kantor kepolisian, dan kantor PLN juga menjadi pantauan khusus siaga pasokan listrik saat pergantian tahun. RH