Selasa, 17 Januari 2017

Pertamina Fokus Cari Blok Migas yang Telah Berproduksi di Luar Negeri

Wianda Pusponegoro, VP Corporate
Communication Pertamina
Foto: ET
Jakarta, OG Indonesia -- Pertamina menargetkan produksi migas pada tahun 2025 sebesar 1,81 juta barrel oil equivalent per day (boepd). Guna mengejar target tersebut, upaya mencari tambahan produksi migas dari lapangan-lapangan di luar negeri terus digiatkan Pertamina. 

Dikatakan oleh VP Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro, saat ini produksi migas Pertamina baik dari domestik maupun luar negeri baru mencapai 650 ribu boepd. 

"Kalau kita lihat, nanti untuk internasional (produksi dari lapangan Pertamina di luar negeri), komposisinya bisa mencapai 38 persen di tahun 2025," kata Wianda dalam konferensi pers di Hotel Four Season, di bilangan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (17/01).

Untuk mencapai target tersebut, diterangkan Wianda, Pertamina akan tetap menjalankan kegiatan akuisisi blok-blok migas di luar negeri. "Kita sedang me-review dua blok di Iran, kemudian dua blok di Rusia," ujarnya. "Kita fokus ke blok-blok yang sudah berproduksi," sambung Wianda.

Dilanjutkan olehnya, pihak Pertamina meminta dukungan dari Kementerian Luar Negeri dalam menjalankan ekspansi kegiatan migasnya di luar negeri. 

"Kita minta dukungan pihak Kementerian Luar Negeri untuk bisa memperlancar diskusi G to G dengan negara-negara seperti di Afrika, Timur Tengah, sampai Rusia, agar kita bisa masuk ke blok-blok migas yang berpotensi untuk Pertamina," tutupnya. RH