Selasa, 21 Februari 2017

SKK Migas Minta Komitmen KKKS Terkait Keselamatan Kerja


Muliawan, Deputi Pengendalian
Operasi SKK Migas.
Foto: SKK Migas
Jakarta, OG Indonesia --
Industri hulu migas masih belum pulih benar dari dampak rendahnya harga minyak dunia, namun SKK Migas tetap meminta perusahaan KKKS untuk terus berkomitmen melaksanakan Keselamatan, Kesehatan dan Lindungan Lingkungan (K3LL) dalam melaksanakan kegiatan operasinya.


“SKK Migas mengharuskan adanya komitmen dari seluruh pimpinan KKKS untuk memastikan pelaksanaan aspek K3LL secara efektif dan efisien,” ujar Deputi Pengendalian Operasi SKK Migas Muliawan saat membuka acara “HSE Breakfast Meeting Kontraktor KKS-SKK Migas tahun 2017”, Selasa (21/02).

Sebagai industri yang memiliki risiko tinggi, K3LL memang menjadi aspek penting dalam operasi bisnis hulu migas. Di mana tujuan penerapan K3LL adalah untuk menjamin KKKS menjalankan operasi dengan nihil kecelakaan, tidak membahayakan manusia, dan tidak merusak lingkungan.

Berdasarkan Program Penilaian Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) yang dilaksanakan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, industri hulu migas menunjukkan ketaatan terhadap peraturan dan konservasi lingkungan dalam melakukan kegiatan operasi.

Pada tahun 2016, sebanyak 73 KKKS masuk dalam kategori taat lingkungan, dengan mendapatkan kategori PROPER Emas (4 KKKS); PROPER Hijau (21 KKKS); dan PROPER Biru (48 KKKS). 

SKK Migas berharap di tahun 2017 semakin banyak perusahaan KKKS yang masuk ke kategori taat tersebut. RH