Kamis, 20 April 2017

BSN Tinjau Pabrik Pelumas Pertamina Lubricants di Gresik

Gresik, OG Indonesia -- Sejalan dengan misi untuk menjadi perusahaan pelumas kelas dunia, PT Pertamina Lubricants berkomitmen untuk selalu memberikan produk dengan kualitas terbaik bagi konsumennya di Indonesia maupun luar negeri. Hal tersebut dibuktikan dengan upaya Pertamina Lubricants untuk mendaftarkan produk-produknya ke Balai Sertifikasi Industri (BSI) untuk memperoleh SPPT SNI (Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI) di mana perusahaan berhak untuk mencantumkan logo SNI (Standar Nasional Indonesia) pada setiap kemasan produknya.


Karena itu, BSN (Badan Standarisasi Nasional) pun mengunjungi Pabrik PT Pertamina Lubricants Production Unit Gresik untuk melihat secara langsung fasilitas produksi pelumas unggulan PT Pertamina Lubricants dan secara rinci memahami alur produksi dan sistem Quality Management dan Quality Assurance yang dimiliki. Delegasi BSN meliputi Sekretaris Utama BSN Puji Winarni, Kepala Biro Hukum, Organisasi dan Humas BSN Budi Raharjo, Kepala Bagian Humas BSN Titin Resmiatin beserta tim humas BSN.

Melalui kunjungan ini, dikatakan oleh Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants Arya Dwi Paramita, diharapkan kolaborasi dan kerjasama dengan BSN dapat terus terjalin. “PT Pertamina Lubricants sudah mampu untuk terus memberikan penerapan standar dan produk yang sesuai dengan mutu SNI/ISO 9001 tentang Quality Management System,” terang Arya, Selasa (18/04).

Saat ini, lanjutnya, Pertamina Lubricants telah proaktif mensertifikasikan SNI pada produk pelumas unggulannya sejak tahun 2013. Pertamina Lubricants sudah mengantongi sertifikasi SNI untuk berbagai varian produk pelumas di segmen otomotif dan industri termasuk Fastron, Prima XP, Enduro 4T, Meditran SX dan Turalik.

"Seiring dengan banyaknya inovasi dan pengembangan produk terbaru, Pertamina Lubricants kembali mengajukan prosessertifikasi SNI produk pelumas lainnya dan siap menjalanan proses proses ujiproduk meliputi mutu, keselamatan, keamanan, teknis, kesehatan, manejemen lingkungan dan aspek lainnya secara ketat," paparnya.

Atas konsistensinya dalam menerapkan SNI tersebut maka pada tahun 2011, 2012, 2015 dan 2016, Pertamina Lubricants meraih penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia yakni SNI Award kategori Gold. Penghargaan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi Pertamina Lubricants untuk menghasilkan produk pelumas nomor 1 di domestik dan internasional dan menjadi kebanggaan Indonesia.

Diterangkan Arya, Penerapan SNI Wajib memiliki tujuan sendiri bagi Pertamina Lubricants. Pertama, Pertamina Lubricants mengedepankan kepentingan konsumen dan masyarakat Indonesia dengan memastikan bahwa mutu dan kualitas pelumas Pertamina telah memenuhi Standar Nasional Indonesia dan internasional. 

Selain itu, SNI juga dapat meningkatkan daya saing lokal serta mematangkan strategi perusahaan dalam menghadapi MEA. "Penerapan SNI wajib ini juga akan mendorong Pertamina Lubricants untuk terus melakukan kontrol dan evaluasi kualitas produk yang sangat ketat untuk memberikan produk yang prima dan juga untuk melindungi konsumen dari produk pelumas tidak beridentitas ataupun palsu," ucapnya.

Dilanjutkan Arya, keberhasilan Pertamina Lubricants tersebut ditunjang dengan sumber daya baik human capital, technology, knowledge, financial, production facility dan R&D yang andal. Sehingga produk pelumas Pertamina telah mendapatkan pengakuan dari dunia internasional baik berupa Approval dari badan-badan uji pelumas International seperti API, ACEA, JASO. Serta dari Original Engine Manufacturer (OEM) seperti Daimler Chrysler, Mercedes Benz, Toyota, Honda, Suzuki dan yang terbaru telah menjadi technical partner pabrikan Super Car ternama Automobile Lamborghini. 

Selain itu, produk pelumas Pertamina seperti Fastron Synthetic Oil sudah bersertifikasi API SN dan ILSAC GF-5 yang merupakan sertifikasi API SN (American Petroleum Institute) terbaru untuk motor oils. Sertifikat GF-5 diberikan langsung oleh ILSAC, yakni International Lubrication Standard and Approval Committee yang merupakan gabungan para pabrikan mobil dunia. 

"GF-5 mensyaratkan kemampuan-kemampuan atau aspek baru tentang performa pelumas yang sebelumnya tidak disyaratkan. Teknologi dengan sertifikasi ini dapat melindungi mesin dan membantu menghemat bahan bakar serta bersahabat dengan sistem pengendali emisi gas buang kendaraan," beber Arya.

"Langkah selanjutnya, Pertamina Lubricants akan terus berupaya untuk memberikan edukasi dan sosialisasi SNI kepada masyarakat dan juga konsumen setianya, agar standarisasi menjadi faktor yang dikedepankan dalam memilih produk," pungkasnya. RH