Rabu, 12 April 2017

Pertamina Internasional EP Sukses Naikan Produksi Tahun 2017

Foto : Edi 
Cirebon, OG Indonesia-- PT Pertamina Internasional EP (PIEP), anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang mengelola aset-aset hulu di luar negeri, secara meyakinkan dapat mendongkrak produksi minyak pada saat ini level sekitar 150 ribu barel ekuivalen minyak per hari (boepd) dari aset-aset produksinya di enam negara.


Produksi migas yang bersumber dari Aljazair, Iraq, dan Malaysia mencapai sekitar 100 ribu barel setara minyak per hari  pada tahun 2014. Produksi dari tiga aset tersebut meningkat menjadi 131 ribu bopd dan sekitar 200 mmscfd gas pada saat ini. Untuk tahun 2016, pencapaian produksi PIEP dari 3 negara adalah 127 ribu setara minyak (boepd) atau 121% diatas target produksi tahun 2016.

Slamet Riadhy, Presiden Direktur PIEP menjelaskan bahwa Pertamina masih memiliki tugas besar untuk dapat memproduksi sebesar 650 ribu boepd pada tahun 2025. Jika mengandalkan aset yang ada di tiga negara, kami bisa meningkatkan produksinya menjadi sekitar 250ribu boepd pada 2025. Dengan tambahan aset baru menjadi 12 negara saat ini dan juga potensi tambahan aset-aset baru nantinya, kami optimistis target 650 ribu boped dapat tercapai dengan rasio reserve to production selama 20 tahun.

”Apa yang dicapai PIEP dalam dua tahun terakhir merupakan catatan penting bagi Pertamina dalam upayanya membawa minyak dari luar negeri untuk ketahanan energi di Indonesia. Ini tentu saja berkat kerjasama yang erat dari seluruh komponen bangsa termasuk media, juga terutama dari pemerintah,”ucapnya saat kunjungan ke Pertamina EP ASSET 3-Jatibarang, Indramayu, Senin (10/4/2017).

Setelah PT Pertamina (Persero) berhasil melakukan penambahan saham di Maurel and Prom sebesar 72,65% pd akhir Februari 2017 dengan tambahan aset-aset produksi di tiga negara yaitu Tanzania, Gabon, dan Nigeria, produksi minyak PIEP kini menjadi 150 ribu boepd.

Pertamina Internasional EP atau biasa disebut PIEP juga berhasil mendongkrak cadangan dari semula 409 juta boe menjadi 533 juta boe. Cadangan minyak PIEP saat ini telah mencapai 402 juta barrel oil tumbuh signifikan dari semula 314 juta barrel oil, sedangkan gas 758 BCF atau meningkat dari 546 BCF dua tahun lalu.

Peningkatan produksi dan cadangan tersebut dapat dicapai dengan tetap memperhatikan efisiensi cost per barel. Sebagai gambaran ketika pada tahun 2015 biaya operasi mencapai US$10,3 per barel pada tahun 2015 telah turun menjadi hanya US$7,5 per barel pd tahun 2016.  Total efisiensi ongkos produksi yang dilakukan oleh PIEP sepanjang 2016 mencapai US$187 juta dari target effisiensi ongkos produksi US$161 juta tahun tersebut.  ET