Kamis, 27 April 2017

Tertarik Kembangkan EBT di Papua, Indonesia Power Tunggu Keseriusan Pemda

Sripeni Inten Cahyani, Direktur Utama
PT Indonesia Power
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Anak perusahaan PLN yaitu PT Indonesia Power sangat tertarik untuk mengembangkan pembangkit listrik yang berbasis energi baru terbarukan (EBT).

"Dalam kesempatan ini kami mengundang kepada bapak dan ibu semua yang ada di sini, barangkali kalau ada yang tertarik untuk berbisnis dengan Indonesia Power monggo, saya persilahkan" kata Direktur Utama PT Indonesia Power Sripeni Inten Cahyani, kepada hadirin di acara Energy Business Forum 2017 bertema "Kesiapan Implementasi Permen ESDM No.12/2017 dalam Menunjang Target Pembangkit Listrik 35.000 MW" yang diadakan oleh OG Indonesia dan KMI di GKM Green Tower, Jakarta Selatan, Rabu (26/04).

Inten bahkan menegaskan kesiapan perusahaannya untuk mengembangkan EBT di wilayah timur Indonesia. "Terus terang saja, kami sudah menandatangani dengan GM (PLN) Papua untuk mengembangkan EBT di Papua," ungkapnya.

Hanya saja pengembangan EBT di Papua kerap terkendala persoalan lahan. Seperti yang ditemui Indonesia Power saat diserahi feasibility study dari pihak PLN. "Masalah lahan di Papua itu, atas bawah, sampai ke laut dan sungai itu ada pemiliknya, jadi enggak selesai," ucap Inten. 

Karena itu, dikatakan Inten, pihaknya saat ini masih menanti keseriusan dari pemerintah daerah setempat untuk turut membangun EBT untuk listrik di wilayahnya. 

"Jadi perlu sekali untuk pemerintah daerah mendorong. Jadi ya kita tunggu kalau pemerintah daerah sudah memberikan sinyal untuk mendorong, baru kami berani masuk," pungkas Inten. RH