Kamis, 18 Mei 2017

Santos Targetkan Produksi Gas Meliwis On Stream Tahun 2019

Presiden Direktur Santos Indonesia
Ignatius Tenny Wibowo (kiri) menerima
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar
(kanan) di booth Santos di IPA Convex 2017
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Santos Indonesia terus memproduksi gas dari dua bloknya di daerah Madura yaitu Blok Sampang dan Blok Madura Offshore. Temuan baru dari Sumur Meliwis di Wilayah Kerja (WK) Madura Offshore ditargetkan akan menambah produksi gas dalam dua tahun ke depan.

"Tahun lalu kami mengebor di dua sumur di Madura Offshore, satu discovery namanya Meliwis," kata Presiden Direktur Santos Indonesia Ignatius Tenny Wibowo kepada OG Indonesia di acara IPA Convex 2017, JCC Senayan, Jakarta, Rabu (17/05).

Sumur Meliwis sendiri merupakan 1 dari 7 sumur eksplorasi yang berhasil menemukan migas dari 20 sumur yang melakukan kegiatan eksplorasi sepanjang tahun 2016 di seluruh wilayah Indonesia.

Disampaikan Teny, saat ini perusahaannya yang bertindak sebagai operator di WK Madura Offshore sedang berdiskusi dengan partnernya yaitu PC Madura Ltd dan PT Petrogas Pantai Madura, serta pihak SKK Migas untuk mempersiapkan POD-nya. 

"Kalau semuanya lancar kita harapkan dua tahun lagi, satu platform lagi, siap untuk kita kembangkan. Supaya 2019 bisa on stream," terangnya.

Jika sudah on stream di tahun 2019 nanti, Santos memperkirakan dari Sumur Meliwis akan memproduksi gas sekitar 25 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd). 

"(Gas) itu nanti akan diperuntukkan untuk domestik market untuk di Jawa Timur, siapa yang berminat kita oke yang penting dengan harga keekonomian yang sesuai," pungkasnya. RH