Rabu, 31 Mei 2017

XCMG Tancapkan Bisnis Alat Beratnya di Indonesia

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Perusahaan alat berat asal Tiongkok, Xuzhou Construction Machinery Group (XCMG), pada hari Selasa (30/05), secara resmi melakukan Grand Opening Ceremony PT XCMG Group Indonesia. Acara ini dihadiri oleh manajemen PT XCMG Group Indonesia, perwakilan kedutaan Tiongkok, dan perwakilan pemerintah Indonesia.

XCMG didirikan pada 1989 dan saat ini menjadi sebuah korporasi multinasional yang cukup disegani di industri alat berat dunia. Pada tahun 2016, XCMG menduduki peringkat ke-5 pada industri alat berat dunia dari sisi volume bisnis.

Untuk memasarkan berbagai produknya di Indonesia, XCMG menempatkan perwakilannya di Indonesia melalui XCMG Indonesia. Indonesia merupakan pasar yang cukup potensial bagi XCMG terutama didukung oleh membaiknya sektor tambang dan konstruksi. 

Data Himpunan Alat Berat Indonesia (Hinabi) menunjukkan penjualan alat berat di Indonesia, pada kuartal pertama 2017 naik 88% dibanding periode yang sama pada tahun lalu. Untuk meningkatkan pangsa pasarnya di Indonesia, di tahun 2017 ini XCMG Group membuka kantor perwakilannya di Indonesia.

"Kenapa kami memilih Indonesia karena Indonesia merupakan suatu negara yang luas yang menjadi jantung perindustrian. Apalagi pembangunan infrastruktur di Indonesia sedang digiatkan dan membutuhkan alat-alat berat sehingga kehadiran XCMG di Indonesia sekarang ini dirasa sangat pas," kata Deputy General Manager of XCMG Import & Export Company Hu Xiangyang saat acara peluncuran di Hotel The Westin Jakarta, Selasa (30/05).

Sebenarnya alat-alat berat produksi XCMG sudah lama masuk ke Indonesia, sejak tahun 1992. "Jadi XCMG ini sudah menjadi brand yang terpercaya di sini. Produk XCMG ini boleh dibilang kualitasnya di atas dengan harga yang dapat dijangkau sehingga tentunya kami harap brand ini dapat lebih maju di Indonesia," tambahnya.

Selain Grand Opening Ceremony, XCMG pada hari Selasa kemarin juga melakukan penandatanganan perjanjian kontrak kerjasama dengan partner perusahaan di Indonesia. Hal ini menandai resminya produk-produk XCMG hadir bagi pasar Indonesia melalui perusahaan XCMG. "Target penjualan kami di Indonesia secara total pada tahun ini sebesar USD 4 juta," ungkap Hu Xianyang.

XCMG memiliki lini produk yang cukup beragam seperti berbagai tipe crane, wheel loader, excavator, motor grader, heavy duty truck, berbagai peralatan pengaspalan, peralatan pembetonan, mining equipment, serta berbagai peralatan pemadam kebakaran dan sanitasi. Kelengkapan produk yang dimiliki diharapkan menjadikan XCMG perusahaan yang bisa memberikan layanan terbaik bagi industri alat berat Indonesia.

XCMG juga melakukan kerjasama dengan beberapa pabrikan alat berat dunia, seperti Caterpillar dan Liebherr untuk memproduksi berbagai excavator bagi Caterpillar dan 3 model all-terrain crane dan axle bagi 6 model crane bagi Liebherr.

Lini produk crane menjadi salah satu fokus strategi dari XCMG. Tahun 2012 menjadi salah satu tonggak terpenting bagi perusahaan karena pada Oktober 2012, XCMG berhasil rnengembangkan QAY1600, yang merupakan all-terrain crane terbesar di dunia.

Selain memproduksi alat berat, XCMG juga memiliki lini usaha yang menyasar industri kereta api dengan mendirikan anak perusahaan, XCMG Railway Equipment Co. Ltd. untuk memproduksi lokomotif kereta. Salah satu kekuatan XCMG adalah pada bidang Research & Development yang dibuktikan dengan membangun pusat R&D di Krefeld, Jerman pada Juli 2012. RH