Kamis, 22 Juni 2017

Empat Proyek Migas Masuk Tambahan Infrastruktur Prioritas

Foto: bp.com
Jakarta, OG Indonesia -- Empat proyek migas yaitu Lapangan Abadi Wilayah Kerja Masela di Maluku, Lapangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru di Jawa Timur, Indonesian Deepwater Development (IDD) di Kalimantan Timur dan Pengembangan Tangguh Train 3 di Papua, masuk sebagai tambahan infrastruktur prioritas.

Selain 4 proyek tersebut, terdapat 8 proyek lain yang masuk sebagai tambahan. Dengan adanya penambahan 12 proyek ini, berarti terdapat 37 proyek prioritas percepatan yang akan dilakukan Pemerintah hingga 2019.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja usai Rapat Koordinasi Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) di Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu (21/06), mengatakan, dengan adanya penambahan 4 proyek tersebut yaitu Blok Masela, Lapangan Jambaran-Tiung Biru, IDD dan Tangguh Train 3, maka total terdapat 7 proyek migas yang masuk sebagai infrastruktur prioritas.

"Ini tambahan lagi, kalau migas kan (sebelumnya) ada 3. Tadinya Kilang Bontang, Tuban dan RDMP Kilang Cilacap. Sekarang tambah 4 jadi 7 (proyek) migas," ucap Wirat.

Selain membahas tambahan proyek infrastruktur prioritas, lanjut Wirat, dibahas pula progress proyek migas prioritas tersebut serta kendala yang dihadapi. "Tadi laporan progress segala macam. Kesulitan kita juga laporkan," tutup Wirat. RH