Sabtu, 10 Juni 2017

Pertamina Ragu, Perusahaan Migas Asing Justru Minati Blok Terminasi

Jakarta, OG Indonesia -- Sejumlah perusahaan minyak dan gas bumi asing telah menyatakan minatnya terhadap 8 blok terminasi yang telah diserahkan Pemerintah kepada PT Pertamina (Persero). Perusahaan asing yang berminat terhadap 8 blok terminasi tersebut, antara lain berasal dari Malaysia, Cina dan Rusia.

“Begitu mendengar Pertamina mau mengembalikan (kepada Pemerintah), mereka sudah pada ngontak, (bertanya) boleh nggak ikut?” ungkap Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi IGN Wiratmaja Puja usai RDP dengan Komisi VII DPR, Kamis (08/06).

Menurut Wirat, perusahaan asing tersebut, berminat mengelola blok terminasi dan bersedia menggunakan skema bagi hasil gross split karena menilai produksi migas dari blok-blok tersebut cukup menjanjikan secara ekonomi. Meski demikian, Pemerintah tetap berharap Pertamina dapat mengelola 8 blok itu.

“Kita berharap (blok terminasi) dikerjain Pertamina semua karena bagus-bagus ini. Tinggal keekonomiannya lagi dikaji Pertamina,” katanya.

Hingga saat ini, Pemerintah masih menunggu hasil kajian keekonomian yang dilakukan Pertamina hingga akhir Juni 2017. Perhitungan keekonomian dilakukan untuk menimbang bagi hasil yang akan didapat Pertamina mengingat 8 blok ini akan dikelola dengan skema gross split.

Delapan blok terminasi yang diserahkan ke Pertamina adalah Blok Attaka, Blok South East Sumatera, Blok East Kalimantan, Blok Tengah, Blok North Sumatera Offshore, Blok Ogan Komering, Blok Sanga-Sanga dan Blok Tuban. RH