Rabu, 09 Agustus 2017

Kegiatan Pemasangan Flow Meter di Fasilitas Produksi Minyak Capai 83%

Ego Syahrial, Dirjen Migas KESDM
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Pemasangan flow meter (alat pengukur) produksi minyak berbasis online di fasilitas produksi minyak di semua lapangan migas yang dikelola oleh perusahaan-perusahaan KKKS di seluruh Indonesia, saat ini pemasangannya sudah mencapai 83% dari progress berbasis kegiatan yang dilakukan.

"Kalau kita hitung secara prosentase, progress-nya itu 83 persen," kata Dirjen Migas Kementerian ESDM Ego Syahrial di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (08/08).

Rinciannya, dari 209 titik yang direncanakan akan dipasang flow meter di seluruh Indonesia, sudah terpasang di 108 titik. Di mana dari 108 titik tersebut yang sudah bisa secara kontinyu mengalirkan data ke server SKK Migas terdapat 86 titik, sementara ada 22 titik yang penyaluran datanya masih bersifat on-off. 

Di luar itu, ada 4 titik yang sudah terpasang flow meter secara komplit namun belum bisa terbaca di server SKK Migas. Sisanya ada 62 titik yang sedang dilakukan pemasangan flow meter-nya, sementara yang belum dikerjakan sama sekali terdapat 35 titik. 

Sebelumnya, Pemerintah lewat Kementerian ESDM pada tanggal 25 November 2016 telah menerbitkan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 39 Tahun 2016 Tentang Sistem Monitoring Produksi Minyak Bumi Berbasis Online Real Time Pada Fasilitas Produksi Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

"Tujuannya simple, untuk akuntabilitas dan transparansi kita dalam proses pemproduksian minyak," terang Ego Syahrial terkait upaya pemasangan flow meter di fasilitas produksi minyak tersebut. RH