Senin, 25 September 2017

Global Hydro Bidik Potensi PLTA Skala Kecil di Indonesia

Foto: global-hydro.eu
Jakarta, OG Indonesia -- Global Hydro, perusahaan pembangkit listrik tenaga air skala kecil spesialis terdepan dari Austria, kini melebarkan sayapnya di Asia. Melalui anak perusahaan PT Global Hydro Indonesia yang berkedudukan di Jakarta, Global Hydro akan memenuhi kebutuhan pasar dengan pelayanan langsung di Indonesia. 

Dikatakan oleh Heinz Peter Knass, Managing Director Global Hydro, meningkatnya permintaan akan energi yang berkelanjutan melalui pembangkit listrik tenaga air yang bersih, harus ditanggapi dengan produk-produk inovatif dengan teknologi yang tak tertandingi.

“Pasar di Indonesia telah berkembang dengan sangat baik bagi kami. Di sini kami menemukan kondisi yang ideal bagi penerapan teknologi khusus kami di bidang pembangkit listrik tenaga air skala kecil,”  ujar Heinz Peter Knass dalam siaran pers yang diterima OG Indonesia, Senin (25/09).

Global Hydro sendiri telah melahirkan inovasi “smarT“ pada pertengahan tahun ini, yang akan menjadi acuan baru untuk segmen pembangkit listrik tenaga air skala kecil, di mana Indonesia merupakan pasar yang tepat.

Ditambah dengan solusi “Plug-and-Play”, biaya pemasangan pembangkit dengan kapasitas 100 hingga 1.000 kilowatt pun dapat berkurang hingga 50 persen jika dibandingkan dengan cara biasa.

“Mudahnya penanganan dan implementasi “smarT” dan disertai dengan harga yang terjangkau  membuatnya  menjadi  pilihan  tepat  bagi  kebutuhan  energi  bersih  dan berkelanjutan.  Hal  ini  memungkinkan  kami  untuk  dapat  menyediakan  energi  bersih kepada  masyarakat,  meskipun  di  daerah  yang  belum  berkembang,”  ujar  Marius Hager, salah seorang pendiri Global Hydro.

Global  Hydro mengungkapkan permintaan terhadap produknya terutama di Asia, Afrika maupun Amerika Latin cukup tinggi. Pihak Global Hydro memprediksikan akan ada 200 sampai 300 pemesanan instalasi per tahunnya. Untuk memenuhi besarnya permintaan tersebut dan agar dapat memberikan layanan jangka menengah  hingga  jangka  panjang, saat  ini  telah  dilakukan  berbagai penyesuaian dengan  menanamkan  investasi  secara menyeluruh  di  segala  bidang  yang dibutuhkan.

Di  samping  berdirinya  anak  perusahaan  di  Indonesia,  Amerika  Latin  maupun Kanada, perusahaan asal Austria ini juga berencana menanamkan investasi sekitar delapan juta Euro untuk perluasan area produksi dan penambahan peralatan mesin. Ditargetkan hingga 2020, pendapatan diperkirakan akan meningkat hingga dua kali lipat menjadi sekitar 80 juta Euro.

"Hal  ini  tentu  merupakan  target  yang  sangat  ambisius.  Namun,  kami  sangat  yakin dengan  produk  dan  layanan  kami  –  hal  ini  juga  didukung  oleh  permintaan  global yang juga sangat optimistis," ujar Heinz Peter Knass.

Di  Indonesia,  pada  tahap  awal  ini  akan  ada  perekrutan  sekitar  sepuluh  karyawan baru,  aktivasi  kantor  dan  memberikan  pelayanan  langsung  di  lokasi  agar  tidak memakan  waktu  yang  lama  bagi  pelanggan.  Pelatihan  yang  diperlukan  bagi karyawan akan dilaksanakan di Global Hydro Academy di Austria. Perkiraan awal untuk jangka menengah dari pihak Global Hydro di Indonesia, omset tahunan diharapkan dapat melebihi sepuluh juta Euro. RH