Senin, 25 September 2017

PHE ONWJ Mulai Pengembangan Lapangan SP

Jakarta, OG Indonesia -- PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) telah memulai tahap Fabrikasi Proyek Pengembangan Lapangan Baru SP  yang ditandai  dengan  seremoni  First  Cutting  Anjungan  SPA  di  Handil-1 Yard,  Kutai  Kartanegara, Kalimantan Timur  pada  awal  bulan  September  lalu. 

Lapangan  SP  terletak    sekitar  11  km arah  barat  daya    Bravo  Flow  Station  komplek  yang  difungsikan  sebagai  stasiun  pengumpul dari produksi anjungan-anjungan di sekitarnya (termasuk anjungan SPA).

Dikatakan oleh VP Relations PHE Aji Prayudi, proyek  senilai  USD  92,7  juta  ini meliputi  pembangunan  Anjungan  Lepas  Pantai  SPA, penggelaran  pipa  bawah  laut  sepanjang  11,3  km,  dan  modifikasi  Anjungan  Lepas  Pantai B2C,  serta  pengeboran  3  sumur  pengembangan.  

"Proyek  ini  merupakan  proyek pengembangan  lapangan  baru  pertama  pada  skema  Production  Sharing  Contract  (PSC) Gross Split," jelas Aji, Senin (25/09).

Blok  ONWJ  merupakan  salah  satu  blok  lepas  pantai  tertua  di  Indonesia.  Blok  ini  mulai berproduksi  pada  tahun  1971.  Sehingga  saat  ini,  usia  Blok  ONWJ  telah  berusia  lebih dari 40 tahun atau dapat dikategorikan sebagai lapangan mature. 

Meskipun  demikian,  Blok  ONWJ  masih  mampu  menyumbangkan  produksi  yang  signifikan. Hingga  Juli  2017,  PHE  ONWJ  telah  mencatatkan  produksi  minyak  sebesar  33.000  barel minyak  per  hari  (BOPD)  dan  produksi  gas  bumi  sebesar  126.8  juta  standar  kaki  kubik  per hari (MMSCFD). 

Pengembangan Lapangan SP diharapkan  berproduksi  pada  akhir  tahun  2018  dan direncanakan  mencapai  peak  production  gas  bumi  sebesar  30  MMSCFD. "Produksi  dari Lapangan  SP  akan  digunakan  seluruhnya  untuk  kepentingan  dalam  negeri  sehingga  dapat menjadi pendorong roda perekonomian industri-industri di sekitar wilayah kerja PHE ONWJ," jelasnya.

Pelaksanaan  Project  Pengembangan  Lapangan  SP  ini  seluruhnya  dilaksanakan  oleh Contractor  EPCI  dalam  negeri,  yaitu  PT  Meindo  Elang  Indah.  Untuk  menjamin  keamanan dan keselamatan selama proyek berlangsung, PHE ONWJ dan PT Meindo Elang Indah telah menandatangani  dokumen    Project  HSSE  Charter  serta  Contractor  Safety  Management System  (CSMS)  Pre-Job  Activity  untuk  memastikan  kedua  pihak  memahami  hak  dan kewajiban dalam menjaga keamanan dan keselamatan segala aktivitas dari proyek ini. RH