Kamis, 05 Oktober 2017

BPH Migas Gelar Operasi Patuh Cegah Kecurangan SPBU

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan Direktorat Metrologi akan melakukan Operasi Patuh Penyalur (OPP) selama bulan Oktober Tahun 2017.

Dikatakan oleh Muhammad Ibnu Fajar, Anggota Komite BPH Migas, ada beberapa hal yang akan diperiksa selasa kegiatan operasi. Mulai dari kelengkapan perizininan SPBU, spesifikasi BBM yang dijual di SPBU, tera dispenser SPBU, keselematan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan di SPBU.

"Kita berkoordinasi dengan pihak kepolisian, ketika ditemukan ada pelanggaran yang memenuhi unsur pidana yang bisa ditingkatkan pada tahap penyidikan dan penyelidikan kita akan memberikan itu kepada penegak hukum," kata Ibnu Fajar di kantor BPH Migas, Jakarta, Kamis (05/10/0.

Diterangkan olehnya, kegiatan OPP ini akan dibagi dalam beberapa tahap. Di mana kegiatan OPP untuk wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat akan berlangsung selama Oktober 2017. 

Lalu OPP di wilayah 3T yang terkait dengan Program BBM 1 Harga di seluruh wilayah NKRI berlangsung Bulan November dan Desember Tahun 2017. "OPP direncanakan akan dilakukan di seluruh wilayah NKRI dengan sistem uji petik pada tahun 2018," ungkapnya.

Dengan kegiatan OPP ini, pihak BPH Migas ingin meningkatkan kepatuhan para penyalur resmi SPBU terhadap peraturan yang terkait dengan legalitas dan perizinan. Selain itu berupaya emastikan produk-produk BBM yang diperjualbelikan Lembaga Penyalur (SPBU) telah sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh Pemerintah.

"Agar masyarakat tidak dirugikan dalam mendapatkan BBM khususnya dari sisi takaran, juga meningkatkan peran serta masyarakat dalam memberikan laporan dugaan pelanggaran aturan yang dilakukan oleh SPBU," tutupnya. RH