Senin, 02 Oktober 2017

Menteri ESDM akan Percepat Pengembangan Migas di Sulawesi Selatan

Foto: migas.esdm.go.id
Makassar, OG Indonesia -- Indonesia memiliki potensi minyak dan gas bumi yang cukup besar, salah satunya di Sulawesi Selatan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignanius Jonan berencana mempercepat pengembangan migas di daerah tersebut, baik onshore maupun offshore.

"Sulawesi Selatan potensinya banyak, ada sumber gas alam dan juga sumber minyak. Kita sangat mendorong supaya bisa dikembangkan secepat-cepatnya," kata Jonan dalam sambutannya pada acara Pembagian Konverter Kit Untuk Nelayan Sulawesi Selatan, di Pantai Losari, Makassar, Jumat (29/09).

Untuk mengembangkan migas di Sulsel ini, Menteri Jonan menegaskan, tidak harus dilakukan BUMN seperti Pertamina, tetapi juga badan usaha swasta. "Ada pertanyaan, (pengembangan) ini harus Pertamina? Tidak juga karena Pertamina sudah banyak (proyek). Ini free, bebas siapa saja yang mengerjakan lebih baik," katanya.

Salah satu contoh pengembangan migas yang sudah berjalan di Selat Makassar adalah Proyek Jangkrik yang dioperatori oleh ENI dan telah berproduksi. Selanjutnya, Pemerintah juga akan mendorong pengembangan wilayah lainnya seperti di Karaeng dan Jeneponto dengan tujuan agar masyarakat sekitar dapat ikut terlibat.

"Untuk wilayah lain yang offshore dan onshore kita akan percepat. Misalnya di daerah Karaeng, Jeneponto dan daerah lain kita akan coba. Supaya kalau bisa melibatkan masyarakat sekitar. Pak Presiden selalu minta kalau ada pengembangan, itu diusahakan partisipasi masyarakat setempat makin lama semakin besar. Tidak hanya dikerjakan orang luar saja," tutup Jonan.