Kamis, 26 Oktober 2017

PPM Dorong Transformasi untuk Bangun Keunggulan

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Sekolah Tinggi Manajemen PPM atau dikenal juga sebagai PPM School of Management pada Kamis (26/10) kembali melakukan wisuda dan menelurkan para agen perubahan, agen yang telah mengikuti pendidikan, mengembangkan dan dikembangkan di almamater PPM.

Total terdapat 293 wisudawan yang terdiri dari 73 orang lulusan Sarjana Manajemen Bisnis, 15 orang lulusan Sarjana Akuntansi Bisnis, 59 orang lulusan Magister Manajemen kelas Eksekutif, 101 orang lulusan Magister Manajemen kelas Eksekutif Muda dan 45 orang lulusan Magister Manajemen kelas Wijawiyata Manajemen.

Dikatakan oleh Ketua PPM School of Management Bramantyo Djohanputro, bahwa PPM memahami bahwa tidak akan pernah ada kemajuan dan pertumbuhan yang akan dihasilkan dari dalam zona nyaman. 

"Karena itu diperlukan transformasi atau perubahan yang memerlukan usaha dan daya juang untuk keluar dari zona nyaman, dan berjuang mencapai hasil dari perubahan yang diinginkan," kata Bramantyo, Kamis (26/10).

Ia pun menegaskan, untuk menghadapi tantangan tersebut PPM sudah menyiapkan "amunisi" dalam bentuk visi dan strategi sampai tahun 2020. "Visi PPM SoM 2020 adalah menjadi institusi unggulan di Indonesia dan terpandang di Asia," tuturnya.

Salah seorang jebolan PPM yang sekarang menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Power yaitu Sri Peni Inten Cahyani yang memberikan pidato ilmiahnya dalam wisuda PPM tahun 2017 yang bertajuk "Transformasi Membangun Keunggulan", mengatakan proses transformasi merupakan pekerjaan yang tidak mudah.

"Perlu konsistensi dan komitmen yang tinggi. Transformasi itu adalah kunci sukses dari keberhasilan suatu perusahaan untuk bisa unggul dalam persaingan," jelas Inten. RH