Senin, 09 Oktober 2017

Program CSR Perusahaan Migas Harus Berkelanjutan

Bambang Mulyadi,
Direktur PSPKKM Kemensos
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang bergerak di industri migas idealnya harus memperhatikan faktor keberlanjutan dari program CSR yang dijalankan.

"Program CSR yang ideal itu program CSR yang berkelanjutan," tegas Bambang Mulyadi, Direktur Pemberdayaan Sosial, Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat (PSPKKM) Kementerian Sosial kepada OG Indonesia di kantornya di bilangan Salemba, Jakarta Pusat, Senin (09/10).

Bambang menambahkan, program CSR dari industri migas haruslah bisa membentuk dan menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera.

Di mana program CSR yang ditawarkan bukan bersifat sumbangan semata tapi juga harus berfokus pada pemberdayaan beberapa sektor utama seperti pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan sampai lingkungan. "Itu harus dilakukan melalui pembinaan dan pendampingan secara berkala," terangnya.

Ia pun mencontohkan program CSR yang dilakukan oleh ConocoPhillips (Grissik) Ltd. yang fokus pada program pemberdayaan ekonomi kepada masyarakat pra sejahtera di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan dan Pemprov DKI Jakarta melalui penguatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) budidaya ikan air tawar, produk oleh-oleh dan bengkel motor.

"Program seperti itu akan mendukung kemandirian warga bina sosial dan masyarakat sekitar wilayah operasi," ucapnya. "Kemandirian masyarakat itu akan membantu masyarakat menyelesaikan masalahnya sendiri, tanpa ketergantungan pada perusahaan," pungkas Bambang. RH