Minggu, 29 Oktober 2017

Purnomo Yusgiantoro: Impor Gas Itu Last Option

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2000-2009 Purnomo Yusgiantoro menegaskan bahwa wacana impor gas sebaiknya dilakukan sebagai opsi terakhir karena masih banyak sumber gas di Indonesia yang masih bisa dimanfaatkan.

"(Impor gas) itu sebagai last option saja, karena ada banyak lapangan gas kita yang belum dikembangkan," ucap Purnomo dalam seminar nasional 'Optimasi Pengelolaan Energi Fosil dan Non Fosil di Indonesia' yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Kebumian dan Energi Universitas Trisakti di Auditorium Kampus Universitas Trisakti, Jakarta, Sabtu (28/10).

Ia membeberkan lima lapangan gas besar di Indonesia yang seharusnya bisa dikembangkan dan dimanfaatkan. Mulai dari Natuna D-Alpha, Lapangan IDD, Masela, Tangguh, sampai Blok Kasuari. "Jadi ada banyak lapangan gas besar yang ditemukan dan kalau itu di-optimize sebetulnya bisa dimanfaatkan untuk dalam energi," tuturnya.

Namun Purnomo menegaskan dalam pengembangan lapangan-lapangan gas tersebut harus diperhatikan juga aspek keekonomiannya. "Ujung-ujungnya intervensi Pemerintah harus ada (di situ)," jelas Purnomo.

Pilihan untuk mengembangkan lapangan-lapangan gas yang ada di Indonesia, menurut Purnomo juga akan berimbas positif terhadap roda ekonomi di dalam negeri karena akan melibatkan banyak tenaga kerja serta perusahaan. "Itu akan membuka lapangan kerja dan industri menjadi aktif, jadi ada multiplier effect," terangnya. RH