Rabu, 01 November 2017

Laba Bersih Grup Astra dari Segmen Alat Berat dan Tambang Meningkat 80%

Jakarta, OG Indonesia -- Kontribusi laba bersih Grup Astra dari segmen alat berat dan pertambangan meningkat sebesar 80% menjadi Rp 3,4 trilliun pada kuartal III tahun 2017.

Diterangkan oleh Presiden Direktur PT Astra Internasional Tbk Prijono Sugiarto, dari PT  United  Tractors  Tbk  (UT) yang  59,5%  sahamnya  dimiliki  oleh  Perseroan, dilaporkan peningkatan laba bersih sebesar 80% menjadi Rp 5,6 triliun.

"Ini disebabkan oleh peningkatan kinerja pada  bisnis  mesin  konstruksi,  kontraktor  penambangan  dan  kegiatan  pertambangan,  yang seluruhnya mendapatkan keuntungan dari peningkatan harga batu bara," jelas Prijono dalam Laporan Keuangan Kuartal III Tahun 2017 PT Astra Internasional Tbk yang diterima OG Indonesia, Selasa (31/10).

Sementara pada  segmen  usaha  mesin  konstruksi,  volume  penjualan  alat  berat  Komatsu  mengalami peningkatan  sebesar  73%  menjadi  2.744  unit,  di mana  pendapatan  dari  suku  cadang  dan  jasa perbaikan juga meningkat. 

PT Pamapersada Nusantara (PAMA), anak perusahaan UT di bidang kontraktor  penambangan  batu  bara,  mengalami  peningkatan  produksi  batu  bara  sebesar  5% menjadi  82  juta  ton,  sementara  peningkatan  kontrak  pengupasan  lapisan  tanah  (overburden removal)  meningkat  sebesar  12%  menjadi  585  juta  bank  cubic  metres. Anak  perusahaan  UT dalam bidang pertambangan melaporkan penurunan penjualan batu bara sebesar 12% menjadi 5  juta ton, disebabkan volume penjualan yang lebih rendah dari bisnis perdagangan batu bara.  

PT  Acset  Indonusa  Tbk  (Acset),  perusahaan  kontraktor  umum  yang  50,1%  sahamnya  dimiliki UT,  melaporkan  peningkatan  laba  bersih  sebesar  178%  menjadi  Rp 111  miliar,  serta  mencatat penambahan kontrak baru senilai Rp 7,2 triliun dibandingkan Rp 2,5 triliun yang berhasil diterima pada periode yang sama tahun lalu. RH