Sabtu, 23 Desember 2017

BPH Migas Pantau Pasokan dan Ketersediaan BBM di Kawasan Pantura

Foto-foto: Hrp
Semarang, OG Indonesia -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama dengan Komisi VII DPR RI terjun langsung mengawasi pasokan serta ketersediaan BBM di Kawasan Pantura khususnya di lingkup wilayah Pertamina MOR IV Jawa Tengah-Yogyakarta pada masa Natal dan Tahun Baru 2018.

Ikut dalam kegiatan monitoring antara lain pihak Pertamina, Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas. Kegiatan dilakukan dari Rabu (20/12) dan Kamis (21/12).

Beberapa titik yang ditinjau antara lain Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mangkang dan SPBU Randu Garut di Jalan Raya Semarang-Kendal. Lalu SPBU-SPBU di Jepara sampai Stasiun Pengisian Bahan Nelayan (SPBN) Ujungbatu di Jepara.

Dalam rencananya, tim monitoring akan melakukan peninjauan juga ke pulau Karimun Jawa. Namun karena adanya peringatan cuaca buruk dan tidak boleh beroperasinya kapal perlintasan Jepara-Karimun Jawa dari Syahbandar UPP Jepara, maka tim batal menyeberang ke pulau yang berada di utara pulau Jawa tersebut.


Dari tinjauan yang dilakukan, Mukhtar Tompo, Anggota Komisi VII DPR RI yang ikut dalam tim, mengatakan pasokan dan ketersediaan BBM di Jalur Pantura-Jawa tengah dalam kondisi aman.

Pihak Pertamina MOR IV sendiri juga menjamin pasokan BBM aman untuk wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta, termasuk untuk Karimun Jawa, selama masa Natal dan Tahun Baru 2018.

"Kesiapan Natal kita sudah antisipasi dari jauh-jauh hari. Mulai tanggal 18 Desember kemarin, secara nasional Pertamina sudah membentuk Satgas," kata Edwin Shabriy, Sales Executive Retail Pertamina MOR IV kepada OG Indonesia. 

Di wilayah Pertamina MOR IV terdapat 768 SPBU untuk seluruh wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Sementara untuk di kawasan Semarang sendiri terdapat sekitar 70-an SPBU yang beroperasi. RH