Jumat, 29 Desember 2017

Liburan Akhir Tahun, BPH Migas Pantau Ketersediaan BBM dari Kendari sampai Wakatobi

Tim monitoring BPH Migas melihat
pasokan BBM dari TBBM Kendari.
Foto-foto: Hrp
Wakatobi, OG Indonesia -- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kegiatan monitoring langsung ke lapangan untuk mengawasi pasokan serta ketersediaan BBM di Sulawesi Tenggara yang masuk ke dalam wilayah distribusi Pertamina MOR VII pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2018.

Ikut dalam kegiatan monitoring antara lain pihak Komisi VII DPR RI, Pertamina, Kementerian Dalam Negeri dan Bappenas. Kegiatan dilakukan dari Rabu (27/12) sampai Kamis (28/12).

Pada Rabu (27/12), rombongan memantau keamanan pasokan BBM untuk 7 wilayah Kabupaten dan Kota di daratan Sulawesi Tenggara di Terminal Bahan Bakar Minyak Kendari (TBBM) Kendari.

Dari kunjungan ke TBBM Kendari diketahui permintaan dan pasokan BBM untuk wilayah Sulawesi Tenggara daratan terbilang stabil dan aman selama masa liburan ini. "Permintaannya cenderung stabil," ungkap Dimas Mulyo Widyo Saputro, Sales Executive Retail IV - Sulawesi Tenggara - PT Pertamina (Persero).

Keesokan harinya, Kamis (28/12), rombongan menyeberang ke Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi. Di sana rombongan meninjau 2 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kecamatan Wangi-Wangi dan Kecamatan Wangi-Wangi Selatan.


Meninjau salah satu SPBU di Pulau
Wangi-Wangi, Wakatobi.
Di Pulau Wangi-Wangi sendiri total terdapat 4 SPBU. Sementara di Kabupaten Wakatobi yang terdiri dari 4 pulau utama yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko, secara keseluruhan terdapat 8 SPBU.

Kepulauan Wakatobi yang terkenal akan keindahan pantai serta alam bawah lautnya pada masa liburan kerap jadi destinasi liburan favorit bagi turis lokal maupun mancanegara.

Karena itu di Wakatobi, Pertamina terus menambah jumlah SPBU untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat serta turis yang berkunjung. Seperti dalam bulan Desember 2017 ini, Pertamina baru saja menambah 1 SPBU di Pulau Wangi-Wangi sehingga menjadi 8 SPBU di seluruh Kabupaten Wakatobi.

"Yang terpenting untuk pariwisata adalah infrastruktur, termasuk SPBU. Kalau infrastrukturnya bagus akan meningkatkan pariwisata Wakatobi yang sudah mendunia ini," ujar Ihwan Datu Adam, Anggota Komisi VII DPR RI yang turut dalam kegiatan monitoring. RH