Sabtu, 09 Desember 2017

Petrogas (Basin) Ltd. dan BPSDM Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi SDM

Jakarta, OG Indonesia -- Petrogas (Basin) Ltd. (PBL) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian ESDM. Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh General Manager Petrogas (Basin) Ltd., Syafri Syafar dengan Kepala BPSDM ESDM KESDM, IGN Wiratmaja Puja, pada Jum’at (08/12) di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta. Turut hadir menyaksikan penandatanganan ini Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar dan pihak SKK Migas.

Nota Kesepahaman ini merupakan kerja sama dalam peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) bidang energi dan sumber daya mineral. Ini bertujuan untuk menyiapkan percepatan SDM yang andal, berkualitas, dan profesional di bidang energi dan sumber daya mineral.

Kerjasama ini nantinya akan meliputi penyelenggaraan pengembangan SDM melalui beberapa upaya, antara lain: pendidikan, pelatihan, sertifikasi, jasa teknologi, jasa konsultan, dan asesmen. Selain itu, juga akan diselenggarakan beberapa kegiatan bersama, seperti diskusi, seminar, lokakarya, dan workshop. Sementara pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat juga akan menjadi salah satu program yang dibahas di dalam kerjasama ini.

“Melalui kerjasama ini, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi SDM di kedua belah pihak, khususnya dalam bidang energi dan sumber daya mineral, sehingga menghasilkan SDM yang andal, berkualitas, dan profesional di bidangnya masing-masing untuk kemajuan dan perkembangan industri hulu migas di Indonesia,” ucap General Manager Petrogas (Basin) Ltd., Syafri Syafar.

Petrogas (Basin) Ltd., di bawah RH Petrogas Limited adalah operator di Kepala Burung PSC sejak 1 Januari 2016, yang memiliki wilayah operasi di Kabupaten Sorong, Papua Barat. Di blok ini, Petrogas (Basin) Ltd. mengoperasikan dua fasilitas produksi. Pertama, fasilitas produksi Kasim Marine Terminal (KMT) untuk produksi minyak mentah yang berasal dari Lapangan Walio, Wakamuk, Cendrawasih, dan Jaya. Kedua, Arar Gas & LPG Plant untuk produksi gas dari Lapangan Arar dan Klalin. Selain itu, RH Petrogas Limited juga memiliki partisipasi sebesar 33,2142 % di blok Salawati Kepala Burung, Papua Barat. RH