Rabu, 27 Desember 2017

TBBM Kendari Jamin Pasokan BBM di Sulawesi Tenggara Aman

Amir Ridi, Operation Head
TBBM Kendari
Foto: Hrp
Kendari, OG Indonesia -- Dalam masa Natal dan Tahun Baru 2018 diperkirakan hanya ada sedikit tambahan kebutuhan BBM untuk warga Sulawesi Tenggara yang dipasok dari Terminal BBM (TBBM) Kendari.

Hal ini terungkap dalam kegiatan monitoring Pasca Natal yang dilakukan oleh pihak BPH Migas ke kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (27/12). Turut ikut dalam kegiatan monitoring antara lain perwakilan dari Komisi VII DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, dan Bappenas.

Dikatakan oleh Amir Ridi, Operation Head TBBM Kendari, biasanya kebutuhan masyarakat di wilayah Kendari dan sekitarnya selama masa Natal dan Tahun Baru tidak terlalu meningkat secara signifikan. 

"Biasanya naik tapi persentasenya kecil, sekitar 5 sampai 6 persen," ucap Amir kepada OG Indonesia, di TBBM Kendari, Sulawesi Tenggara.

Dengan peningkatan kebutuhan BBM masyarakat yang relatif kecil, Amir menjamin pasokan BBM ke wilayah Kendari dan sekitarnya aman selama masa Natal dan Tahun Baru 2018. 

TBBM Kendari sendiri menyalurkan dan mendistribusikan BBM untuk kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Mulai dari Kota Kendari, Kabupaten Bombana, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Kolaka, dan Kolaka Utara. Terdapat sekitar 36 SPBU yang berada di wilayah tersebut.

"Suplai BBM berjalan lancar, kecuali kalau kondisi hujan maka suplai ke Konawe Utara agak terkendala karena masalah infrastruktur jalan. Dan itu pun sebentar saja, jika sudah tidak hujan lagi maka penyaluran berjalan lancar," paparnya.

TBBM Kendari sendiri memasok sekitar 2.000-3000 kilo liter (KL) BBM per 2-3 hari untuk wilayah Kendari dan sekitarnya. 

Di mana untuk penyaluran per harinya, untuk Premium sekitar 350-400 KL. Sementara untuk Pertamax kurang lebih 60 KL per harinya. Lalu untuk Pertalite sekitar 300 KL per hari.

Kemudian untuk Solar bisa mencapai 1.000 KL penyalurannya dalam sehari. Sedangkan untuk Avtur sampai dengan 64 KL per harinya. RH