Senin, 01 Januari 2018

Buai Pesona Pulau Wangi-Wangi di Wakatobi

Pulau Wangi-Wangi dengan keindahan
alam lautnya.
Foto: Hrp
Wakatobi, OG Indonesia -- Nama Wakatobi kini sudah tak asing lagi bagi para pencari keindahan alam bawah laut baik lokal maupun mancanegara. Sejak ditetapkan menjadi Taman Nasional Laut pada tahun 1995, lalu ditahbiskan menjadi Cagar Biosfer Dunia oleh UNESCO pada tahun 2012, Wakatobi kian jadi destinasi laut dan diving favorit. Salah satunya di Pulau Wangi-Wangi.

Kabupaten Wakatobi merupakan kabupaten kepulauan yang terletak di sebelah tenggara provinsi Sulawesi Tenggara. Jika ditempuh lewat udara dari Kendari, perjalanan ke Bandara Udara Matahora di Pulau Wangi-Wangi memakan waktu sekitar 40 menit.

Pulau Wangi-Wangi merupakan pulau besar yang paling utara dan paling dekat dengan daratan Sulawesi Tenggara di gugusan Kepulauan Wakatobi. Di Wakatobi sendiri terdapat empat pulau utama, yang kalau diurutkan dari yang paling utara sampai paling selatan adalah: Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Ya, Wakatobi memang singkatan dari empat pulau utama tersebut.

Di Pulau Wangi-Wangi ini pusat pemerintahan Kabupaten Wakatobi berada, yaitu di Wanci. Tak heran Jalan Lingkar Pulau Wangi-Wangi yang mengitari pulau ini sudah beraspal mulus sepanjang 48 kilometer. Warga masyarakat di pulau ini tak terlalu banyak, tak heran suasana tenang sangat terasa di sini. Untuk turisnya pun tidak terlalu ramai, di mana jika Anda berkunjung dari satu lokasi wisata ke tempat wisata lainnya, kemungkinan besar Anda akan bertemu dengan pengunjung yang itu-itu saja.

Sombu Dive jadi tujuan favorit bagi yang
gemar snorkeling dan menyelam.
Foto: Ist
Ada beberapa spot wisata favorit yang mungkin bisa dikunjungi wisatawan di Pulau Wangi-Wangi hanya dalam waktu sehari saja dengan berkeliling di pulau kecil ini. Berikut di antaranya:

Sombu Dive
Bagi yang ingin melihat keindahan bawah laut bisa berkunjung ke Sombu Dive. Lokasi yang dulunya merupakan pabrik es balok ini kini jadi tujuan menarik untuk yang gemar snorkeling dan diving. Air laut yang bening kebiruan nan tenang memang jadi paduan yang pas untuk melihat barisan terumbu karang sampai kelincahan si ikan badut alias anemon fish yang terkenal dari film Finding Nemo. 

Telusuri Pantai Cemara
dengan pasir lembutnya.
Foto: Hrp
Pantai Cemara
Disebut Pantai Cemara karena terdapat empat pohon cemara besar yang persis berada di tepi pantai. Pasir lembutnya dengan sapuan ombak yang tenang di pantai ini akan sangat memanjakan diri bagi siapa saja yang ingin berjalan santai menyusuri pantai sambil mencari kerang. Jika malas, Anda bisa saja bermain ayunan atau sekadar berleha-leha di saung tepi pantai yang dinaungi pohon-pohon kelapa tinggi sambil minum kelapa muda. Tak ada salahnya juga makan siang di sini sambil mencicipi makanan khas yang bisa dipesan sebelumnya dari warga lokal setempat. Menu seperti Kasoami yang terbuat dari singkong, Luluta atau sejenis lemang, sampai sup ikan Parende yang terasa segar, dan aneka masakan ikan pasti menggoda selera untuk disantap.

Benteng Liya
Wisata sejarah ke Benteng Liya.
Foto: Hrp
Di selatan Pulau Wangi-wangi terdapat Benteng Kraton Liya. Liya dahulu merupakan sebuah kerajaan tersendiri di kepulauan Wakatobi sebelum bergabung dengan Kesultanan Buton. Benteng Liya berada di Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, di mana dahulunya menjadi pusat pertahanan dari Kesultanan Buton dari serangan musuh. Di benteng seluas 30 hektare ini juga terdapat Masjid Mubarak dan Makam Djilabu, penyebar syiar Islam di Pulau Wangi-Wangi sehingga 100% penduduk Wangi-Wangi kini menganut agama Islam.

Menanti sunset di Wasabi Nua, Waha
Foto: Ist
Wasabi Nua, Waha
Di daerah Pantai Waha di bagian barat laut Pulau Wangi-Wangi terdapat restoran favorit wisatawan yaitu Wasabi Nua. Pertama kali melihatnya kita pasti terkesan pada lokasi yang berada di atas pulau karang kecil ini. Ya, Wasabi Nua yang terhubung dengan jembatan kayu dari tanah Wangi-Wangi, tampak seperti Tanah Lot di Bali. Menariknya lagi, seperti halnya Tanah Lot, lokasi ini juga menjadi tempat favorit bagi yang ingin menunggu sunset. Sambil menunggu matahari terbenam Anda bisa makan dan minum serta ambil foto-foto selfie di beberapa titik yang memang disediakan untuk ber-selfie ria.

Masih banyak tempat lainnya yang bisa dikunjungi di Pulau Wangi-Wangi, Wakatobi. Mulai dari mercusuar di Waha, Pantai Molii Sahatu, bukit Wungka Toliamba, sampai melihat hiu saat menyelam di Shark Points. Yang pasti, sekali Anda berkunjung ke Pulau Wangi-Wangi pasti akan terbuai oleh sejuta keindahan alam lautnya. RH