Jumat, 19 Januari 2018

Global Hydro Sukses Buat PLTA Mini dalam Kontainer

Jakarta, OG Indonesia -- Global Hydro, perusahaan spesialis pembangkit listrik tenaga air skala kecil terdepan dari Austria, tahun ini menghadirkan sebuah terobosan baru yang pertama di dunia dalam pameran pembangkit listrik tenaga air Renexpo Interhydro di Eropa. Para ahli di Global Hydro telah berhasil membuat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala kecil dengan fungsi lengkap dalam sebuah kontainer berukuran standar.
 
Pembangkit listrik ini dapat dipindahkan dengan menggunakan truk berukuran sedang dan dapat dioperasikan melalui tahapan plug-and-play hanya dalam tempo dua hari. Ukurannya pun cukup kompak dengan berat keseluruhan hanya 13.000 kilogram, menjadikan produk ini sangat sesuai untuk menghadirkan energi di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan produk dengan kapasitas hingga 1.000 kilowatt ini dapat ditekan hingga 50 persen jika dibandingkan dengan total biaya pengadaan produk-produk sejenis yang telah ada sebelumnya.

"Keberadaan produk di dalam kontainer juga akan mengurangi kebutuhan struktur bangunan yang diperlukan bagi pembangkit tenaga listrik pada umumnya. Yang kami butuhkan hanyalah fondasi yang kokoh untuk meletakkan kontainer tersebut,” ujar Risky Mountazea, Managing Director PT Global Hydro Indonesia, Jumat (19/01).

Dengan menghilangkan kebutuhan akan infrastruktur yang sebelumnya sangat diperlukan, kini proyek-proyek yang tidak dapat terealisasi karena kendala ekonomi, telah mendapatkan jalan keluar untuk pelaksanaannya lewat PLTA dalam kontainer. Karena dapat dipindah-pindahkan maka akan mempermudah proses pembiayaan melalui pinjaman sehingga risiko 
pemodal menjadi berkurang.

Pembangkit listrik tenaga air skala kecil ini dapat dilengkapi dengan turbin Francis atau Pelton, disesuaikan dengan arus air yang tersedia. Daya bisa mencapai 1 megawatt.  Untuk memungkinkan peningkatan kinerja, sebuah varian dengan turbin Kaplan akan ditawarkan ke pasaran pada tahap pengembangan selanjutnya.

"Pembangkit listrik ini memungkinkan untuk menawarkan energi bersih yang terjangkau di daerah yang sebelumnya 'tidak berlistrik' dan juga untuk mengganti generator-generator listrik diesel saat ini yang banyak menimbulkan polusi," pungkas Risky. RH