Kamis, 11 Januari 2018

Jelang Asian Games 2018, PLN Disjaya Gelar Peralatan Mesin Bor HDD

Foto-foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Tahun ini menjadi momen penting bagi PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) untuk menjadi bagian dari sejarah bangsa dalam perhelatan olahraga terbesar di benua Asia, yakni Asian Games 2018 yang akan digelar pada bulan Agustus nanti. Untuk itu PLN Disjaya mempercepat eksekusi infrastruktur pasokan listrik di Jakarta.

Sebagai wujud nyata Resolusi yang sebelumnya dibuat bersama insan-insan ketenagalistrikan, dan berkomitmen untuk mensukseskan jalannya Asian Games 2018, PLN Disjaya mengadakan Gelar “Peralatan Kerja Lapangan, untuk Pemeliharaan dan Boring” yang disingkat PEARL HARBOR di Komplek Marinir Cilandak, Jl. Raya Cilandak KKO Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (11/01).

Sedikit berbeda dengan gelar peralatan yang diadakan di setiap tahunnya, kali Ini PLN Disjaya berfokus pada pekerjaan boring dan kabel bawah tanah dengan menggunakan mesin boring HDD (Horisontal Direct Drilling) serta tidak lupa alat-alat Kelamatan Kerja K2K3. 

Kegiatan gelar peralatan ini bertujuan untuk menunjukkan kesiapan dan inisiatif PLN Disjaya untuk mendukung suksesnya acara Asian Games 2018 bulan Agustus nanti. 

"Kami siap dan full support untuk kehandalan pasokan energi listrik Asian Games. Selain itu PLN Disjaya juga mengajak insan-insan ketenagalistrikan menjadi bagian dari sejarah indonesia berperan aktif mendukung perhelatan olahraga terbesar Asia yang belum tentu 50 tahun ke depan Indonesia dipilih menjadi tuan rumahnya,” ucap M.Ikhsan Asaad General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya.

Kegiatan Gelar Peralatan Kerja Lapangan pemeliharaan dan Boring ini diikuti oleh 7 Vendor HDD lengkap dengan aksesorisnya. Seluruh vendor dan personel yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini merupakan vendor-vendor dengan berbagai spesialisasi, yaitu penyedia jasa konstruksi untuk pekerjaan boring dan penarikan kabel tegangan Menengah. 

Gelar Pearl Harbor ini juga wujud
keterbukaan PLN untuk memilih mitra kerja serta upaya PLN dalam mengevaluasi mitra kerja. Aspek-aspek yang dinilai antara lain, jumlah regu dan personel yang siap melaksanakan tugas serta kesesuaian peralatan dengan spesifikasi PLN seperti yang telah ditetapkan dalam perjanjian kerja sama.

Kesesuaian peralatan yang akan digunakan dalam melaksanakan tugas ini penting dinilai untuk melindungi pelanggan dan PLN agar tidak ada yang dirugikan saat pelaksanaan pekerjaan di lapangan. PLN juga akan melihat aspek profesionalisme serta keselamatan kerja para pekerja dari mitra-mitra kerja.

"Pekerja lapangan harus selalu memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, serta bekerja sesuai dengan SOP yang seharusnya. Segala upaya ini, dilakukan PLN untuk mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Karena itulah, semua perusahaan diwajibkan untuk melakukan pekerjaan yang berkualitas namun tetap memperhatikan Keselamatan Ketenagalistrikan serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K2K3)," paparnya.

Untuk penggunaan mesin HDD, PLN Disjaya sejak tahun 2016 telah meluncurkan pemakaian alat boring ini untuk pertama kalinya di PLN untuk pekerjaan pengeboran kabel bawah tanah. Dengan teknologi mesin HDD ini PLN Disjaya mendukung program pemerintah daerah untuk mewujudkan Jakarta yang rapi dan tertata dengan penggunaan SKTM (Saluran Kabel Bawah Tanah) di setiap sudut ibukota tanpa mengurangi kehandalan pasokan listrik ibukota.

PLN Disjaya menginvestasikan biaya kurang lebih Rp 250 miliar dengan pekerjaan Boring jaringan sepanjang 150,000 Kms. 


Mesin HDD merupakan mesin boring bawah tanah secara horizontal yang dapat dikendalikan, untuk penanaman pipa HDPE, sebagai saluran kabel XLPE. Keunggulan penggunaan mesin HDD adalah untuk memudahkan dalam gelar kabel Tegangan Menengah (TM). Juga mempermudah proses penarikan kabel dari satu titik ke titik lainnya (entry & exit).

Sedangkan untuk pipanya menggunakan Pipa HDPE (high density polyethylene) yang merupakan pipa elastis, lentur dan kuat terhadap tekanan, mengikuti pergerakan tanah yang digunakan sebagai jalur masuknya kabel dan melindungi kabel XLPE tersebut dari tekanan tanah. Mesin HDD mampu mengebor hingga jarak 300 meter tanpa merusak fasilitas di atasnya. RH