Selasa, 02 Januari 2018

Migas Sumbang Rp 85 Triliun untuk PNBP 2017

Jakarta, OG Indonesia -- Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari subsektor minyak dan gas bumi (migas) per tanggal 29 Desember 2017 tercatat mencapai Rp 85,6 triliun atau lebih tinggi dari target 2017 yang sebesar Rp 76,6 triliun.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dari Pos Pengamatan Gunung Agung, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, Selasa (02/01). Dipaparkan olehnya, penerimaan tersebut didapat dari PNBP Sumber Daya Alam (SDA) Migas yang sebesar Rp 79,6 triliun dan PNBP Migas lainnya Rp 6 triliun. Pada tahun 2016, PNBP migas adalah sebesar Rp 49 triliun dan tahun 2015 Rp 86 triliun.

"Di samping itu, penerimaan negara yang didapat dari Pajak Penghasilan (PPh) migas adalah sebesar Rp 49 triliun, sehingga total penerimaan dari subsektor migas mencapai Rp 135 triliun atau 113% dari target APBNP yang sebesar Rp 119 triliun. Tahun 2016, penerimaan dari subsektor ini adalah sebesar Rp 87 triliun," ujar Jonan.

Sementara itu untuk PNPB dari sektor ESDM secara keseluruhan tercatat mampu menyumbang hampir separuh dari target PNBP nasional tahun 2017. "Sektor ESDM memegang peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Hal ini dibuktikan dengan data bahwa tahun 2017, kontribusi PNBP sektor ESDM diperkirakan mencapai RP 129,07 triliun atau 49,6% dari PNBP nasional tahun 2017 yang sebesar Rp 260 triliun. Hampir separuhnya dari sektor ESDM," paparnya.

Secara agregat, capaian ini juga lebih besar dibandingkan capaian PNBP sektor ESDM dua tahun ke belakang yang sebesar Rp 79,94 triliun di tahun 2016 dan Rp 118,7 triliun di tahun 2015. Lalu, capaian PNBP tersebut juga lebih besar dari target PNBP sektor ESDM dalam APBN-P 2017 yang sebesar Rp 111 triliun atau 116% dari target. RH