Kamis, 11 Januari 2018

Petrochina Reaktivasi Blok Bangko di Jambi

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia – Dalam upayanya menggenjot produksi migas seiring harga minyak dunia yang kian membaik, Petrochina akan melakukan kegiatan reaktivasi Blok Bangko di Jambi yang selama ini terbengkalai.

“Kami berencana melakukan reaktivasi Blok Bangko di Jambi yang sudah lama tertunda pengembangannya,” kata Gong Bencai, President Petrochina International Companies in Indonesia, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (10/01).

Ditambahkan oleh Zhu Fumin, Field Manager Jabung Petrochina, saat ini produksi minyak sangat rendah sekali yaitu hanya 7 barel per hari. "Very very low," ungkap Zhu. 

Padahal Blok Bangko dan Blok Jabung letaknya sama-sama berada di provinsi Jambi. Blok Jabung merupakan andalan produksi migas Petrochina di Indonesia dengan produksi migas sebesar 55 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD).

Setelah dilakukan kegiatan reaktivasi yang rencananya akan dilakukan pada tahun 2018 ini, Petrochina mengharapkan produksi minyak dari Blok Bangko dapat terdongkrak sampai 600 barel per hari. 

"Ada empat sumur tua di sana yang akan dilakukan work over dalam dua bulan ke depan sehingga bisa menghasilkan minyak sebesar 600 barel per hari," jelas Zhu.

Di Blok Bangko juga terdapat prospek gas, di mana saat ini pihak Petrochina tengah menyusun Plan of Development (PoD) dan Put on Production (PoP) untuk pengembangannya. "Diharapkan bisa menghasilkan gas sebesar 5-10 juta kaki kubik per hari pada saat nanti berproduksi," ujarnya. 

Petrochina saat ini tengah mengupayakan mencari konsumen pengguna dari gas yang akan diproduksi dari Blok Bangko tersebut, salah satunya ke BUMD yang ada di Jambi. "Direncanakan, kalau Gas Sales Agreement-nya bisa ditandatangani pada tahun ini maka pada tahun 2019 sudah bisa berproduksi," tutup Zhu. RH