Rabu, 24 Januari 2018

Saka Energi Akan Masuk Sub Holding Hulu Migas

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Pembentukan holding BUMN Migas pada prakteknya tidak hanya menyasar upaya pengintegrasian PGN dan Pertagas yang bergerak di industri hilir gas. Dengan dimasukkannya saham pemerintah di PGN ke Pertamina seiring upaya pembentukan holding BUMN Migas, anak-anak usaha Pertamina dan PGN lainnya juga ikut terimbas, termasuk anak usaha PGN yang bergerak di hulu migas yaitu PT Saka Energi Indonesia (Saka Energi).

"Dengan pengalihan itu (saham Pemerintah di PGN ke Pertamina), otomatis Saka ada di dalam Pertamina," tegas Fajar Harry Sampurno, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media-Kementerian BUMN dalam konferensi pers di gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (2301).

Sejalan dengan terbentuknya holding BUMN Migas, dikatakan oleh Direktur SDM Pertamina Nicke Widyawati di tempat yang sama, akan dibentuk sub-sub holding yang akan mengintegrasikan banyak anak usaha Pertamina dan PGN dengan bidang usaha yang sejenis. 

Pihak Pertamina yang akan menjadi induk holding BUMN Migas, saat ini masih membahas sub holding apa saja yang akan dibentuk. Diperkirakan selain sub holding gas yang sudah pasti akan terbentuk dengan pengintegrasian PGN dan Pertagas, nantinya juga akan ada sub holding hulu, sub holding pengolahan, sampai sub holding pemasaran.

Di mana Saka Energi sebagai anak usaha PGN nantinya juga akan diintegrasikan dan dikonsolidasikan dengan anak-anak usaha di bidang usaha hulu migas yang ada di grup Pertamina.

"Pertamina hari ini sedang menyusun roadmap jangka panjang sampai 2050 dan ditargetkan akan selesai Maret," tegas Nicke Widyawati. RH