Minggu, 25 Februari 2018

BPH Migas Cek Pasokan BBM untuk Nelayan di Cilacap

Cilacap, OG Indonesia -- Badan Pengatur hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) yang diwakili oleh Anggota Komite BPH Migas Ahmad Rizal dan Saryono Hadiwidjoyo, serta Anggota Komisi VII DPR RI Dito Ganinduto, dan Sales Executive MOR IV Pertamina Warih Wibowo, melakukan koordinasi dan kunjungan ke beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Saryono Hadiwidjoyo mengatakan kunjungan dan rapat koordinasi ke lapangan dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kekurangan stok BBM, terutama untuk nelayan di wilayah Cilacap. 

"Apabila didapati kendala atau permasalahan dalam pendistribusian BBM dapat melaporkan ke BPH Migas, selanjutnya BPH Migas akan menganalisa dan menindaklanjuti laporan tersebut," ucap Saryono di hadapan para nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap.

Sementara itu Dito Ganinduto menjelaskan bahwa penyediaan dan pendistribusian BBM satu harga untuk sektor perikanan terus berjalan sebagai bukti begitu besarnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat nelayan Indonesia.

"Tadi mendengar sendiri dari para nelayan bahwa BBM di kabupaten Cilacap tidak pernah tidak cukup. Ini penting sekali karena nelayan itu orang kecil dan BBM itu adalah biaya cost-nya cukup tinggi, dan tanpa BBM nelayan tidak bisa melaut yang berarti pendapatannya akan hilang," tuturnya.

Sementara itu, Ngatimin (45 tahun), seorang nelayan yang ditemui sehabis melaut mengatakan di wilayah Cilacap untuk pasokan BBM untuk keperluan nelayan tidak pernah langka dan gampang untuk membelinya.

"Selama Presidennya Pak Jokowi, Solar gampang dan enggak pernah enggak ada," ucap Saimin (31 tahun), nelayan lain yang ditemui saat hendak menyalakan perahu motornya sebelum pergi melaut. RH