Rabu, 21 Februari 2018

Peresmian PLTB Sidrap Kian Dekat

Sidrap, OG Indonesia -- Peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) 75 MW Sidrap kian dekat. PLTB ini dikembangkan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi suatu perusahaan SPV (Special Purpose Vehicle) yang dibentuk oleh konsorsium UPC Renewables Asia I, UPC Renewables Asia III, Binatek Energi Terbarukan dan Sunedison Sidrap BV. PLTB Sidrap berkapasitas 75 MW dimana 70-77 MW dapat dikirim dari titik interkoneksi. 

“Setelah PLTB Sidrap tahap 1 ini diusulkan pengembangan Sidrap tahap 2. Kemudian diusulkan Sukabumi, Maluku dan beberapa lokasi lain. Kemenko Maritim terlibat dalam koordinasi dan pengendalian sejak tahap pengusulan, perencanaan dan implementasi," kata Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Kemenko Maritim Ridwan Djamaluddin di sela kunjungan kerja ke Sidrap bersama Kemenko Perekonomian, Ditjen EBTKE KESDM, KLHK dan PLN, pada Rabu (21/02).

Saat ini 30 unit turbin angin telah terpasang. Masing-masing turbin memiliki name plated rated capacity sebesar 2.5 MW. Turbin angin ini dipasang pada menara baja setinggi 80 m dengan Panjang bilah turbin 57 m. “PLTB Sidrap belum diresmikan, tapi sedang dalam persiapan peresmian oleh Presiden Joko Widodo," ucap Ridwan. 

PLTB Sidrap telah berperan penting menjadikan Sulawesi Selatan surplus energi. Terkait pemanfaatan surplus energi ini, Ridwan menyampaikan bahwa Kemenko Maritim telah melakukan pembicaraan dengan Kementerian Perindustrian untuk pemanfaatannya dalam industri khususnya di Sulawesi Selatan. “Sekarang harga tarif listrik cukup rendah sebagai EBT (Energi Baru Terbarukan)," jelasnya.

PLTB Sidrap berlokasi di Desa Mattirotasi dan Desa Lainungan, kecamatan Wattang Pulu, Kabupaten Sidenrang Rappang (Sidrap) di atas lahan seluas 100 Ha dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat. Pembangunan PLTB ini diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar. 

'Masyarakat dan Pemda Sidrap dan  sekitarnya sangat mendukung dan mendapatkan manfaat. Ada dukungan tenaga kerja, pasokan logistic sehari-hari. Tidak ada masalah di lokasi," pungkasnya. RH