Jumat, 23 Februari 2018

PLN Berdoa Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Batubara untuk PLN

Haryanto WS, Direktur Bisnis Regional
Jawa Bagian Barat PLN
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berjuang untuk mendapatkan harga batubara dengan harga yang khusus melalui skema Domectic Market Obligation (DMO), sehingga tidak perlu merugi dengan tingginya harga batubara belakangan iini.

Opsi tersebut jadi satu-satunya pilihan PLN, mengingat Pemerintahan Joko Widodo saat ini sudah menegaskan tidak akan menaikkan harga Tarif Tenaga Listrik (TTL) untuk masyarakat, diperkirakan sampai akhir tahun 2019.

"Saat ini kita sedang menunggu peraturan pemerintah yang sedang digodok sebagai landasan hukum daripada perubahan harga (batubara untuk PLN)," kata Haryanto WS, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PLN, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/02).

Ia menegaskan, kondisi keuangan PLN sangat terganggu dengan harga batubara yang kini meningkat. Kondisi tersebut dinilainya dapat mengganggu kemampuan pendanaan untuk investasi PLN, sehingga pelayanan PLN terhadap masyarakat pun akan ikut terimbas.

"Jadi sekarang doanya adalah harganya (batubara untuk PLN) khusus, sehingga kemudian tarif tidak perlu naik dan PLN tetap bisa investasi untuk meningkatkan elektrifikasi dalam melayani masyarakat," tutup Haryanto. RH