Kamis, 08 Februari 2018

Rekind Bidik Proyek EPC Migas di Laut Dalam

Bambang Sadewo, VP Marketing Refinery
Oil & Gas Rekind (paling kanan) menjadi
pembicara dalam Energy Business Forum 2018.
Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Setelah terjun ke proyek-proyek hulu migas baik onshore maupun offshore, perusahaan engineering, procurement, construction (EPC) ternama PT Rekayasa Industri (Rekind) tertantang untuk bermain di proyek hulu migas laut dalam (deep water).

"Di proyek-proyek offshore kami sudah masuk untuk pemasangan pipa, platform, dan sebagainya. Tantangan berikutnya bagi kami adalah untuk deep sea, deep water," kata Bambang Sadewo, VP Marketing Refinery Oil & Gas PT Rekayasa Industri dalam Energy Business Forum 2018 bertajuk "Mengupas Arah Kebijakan, Laju Bisnis dan Investasi Hulu Migas di Tahun 2018" yang diselenggarakan oleh OG Indonesia dan KMI di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (07/02).

Dikatakan Bambang, Rekind memang terus bertransformasi dalam kegiatan usahanya di bidang EPC. "Kami terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitas, yang tadinya hanya bangun pabrik pupuk, kemudian masuk semen, refinery, sampai oil and gas di upstream," paparnya.

Rekind sendiri mulai membidik peluang pekerjaan EPCC di proyek hulu migas di deep water, karena menilai masa depan industri hulu migas ada di deep water seiring mulai berkurangnya sumber-sumber migas di darat. "Di laut pun yang shallow water sudah mulai berkurang dan mulai masuk ke deep sea," tegas Bambang. RH