Selasa, 06 Februari 2018

SKK Migas Ingatkan PHM Penuhi Target Lifting di Blok Mahakam

Foto: Pertamina
Jakarta, OG Indonesia -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengingatkan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) selaku operator Blok Mahakam untuk memenuhi target lifting yang telah disepakati dalam APBN 2018.

"Blok Mahakam masuk dalam daftar 10 besar baik untuk produksi minyak maupun gas. Untuk itu, kinerja dari blok ini sangat mempengaruhi kinerja lifting migas secara nasional,” ujar Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher, Selasa (06/02).

Sesuai dengan APBN 2018, target lifting yang dialokasikan untuk Blok Mahakam adalah sebesar 48.271 barel per hari (BOPD) untuk minyak dan 1.110 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk gas bumi. 

Realisasi 2018, rata-rata per 31 Januari 2018, pencapaian lifting dari blok ini adalah sebesar 31.053 BOPD (+/- 64 persen dari target APBN 2018) untuk minyak dan 969 MMSCFD (+/- 87 persen dari target APBN 2018) untuk penyaluran gas. Khususnya untuk minyak, produksi rata-rata mencapai sekitar 47.653 BOPD dan masih menunggu jadwal lifting untuk dapat memenuhi target di APBN 2018.

Untuk pengiriman produksi gas (inlet gas) ke Kilang Bontang, rata-rata per 31 Januari 2018, dari target Blok Mahakam sebesar 1.108 MMscfd, baru terpenuhi 966 MMscfd, atau 87% dari target.


“Pemenuhan target ini sangat penting terutama untuk gas bumi karena Blok Mahakam memasok gas untuk Kilang LNG Badak di Bontang. Apabila pasokan gas ke kilang ini di bawah target, maka penyaluran LNG tidak akan bisa memenuhi komitmen yang telah disepakati,” ujar Wisnu. Migas

SKK Migas menegaskan siap mendukung Pertamina Hulu Mahakam untuk memastikan kinerja operasi Blok Mahakam sesuai dengan target yang telah disepakati dalam APBN 2018. RH