Rabu, 07 Maret 2018

BPH Migas Kawal Pembangunan Proyek Gas Bumi Tanjung Api Api-Muntok

Jakarta, OG Indonesia -- BPH Migas yang langsung dipimpin oleh Kepala BPH Migas, M Fanshurullah Asa bersama Komite BPH Migas melaksanakan rapat Koordinasi bersama Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dan Perwakilan Perusahan Daerah Pertambangan dan Energi (PD PDE), Syamsurizal bertempat di Gedung BPH Migas Jakarta, Selasa (06/03).
Pada Kesempatan tersebut, PD PDE memaparkan bahwa penggunanan BBG dengan menggunakan pipa jauh lebih efisien dibandingkan dengan Bahan Bakar HSD, penggunaan Bahan Bakar LNG dan penyaluran listrik menggunakan kabel bawah laut.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin mengatakan rapat koordinasi bersama BPH Migas ini sebagai wujud komitmen Pemerintah Sumatera Selatan dalam memastikan usulan Badan Usaha Daerah Sumatera Selatan, yaitu PD PDE dalam membangun Pipa Gas Bumi Tanjung Api-Api – Muntok. 

"Saya mengapresiasi dukungan penuh dari BPH Migas akan percepatan proyek pembangunan pipa Gas Bumi Tanjung Api-Api – Muntok dikarenakan selain akan menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat juga akan mempercepat pembangunan penyelesaian special economic zone Tanjung Api-Api dan Deep Sea Port, dan juga untuk Provinsi Bangka Belitung," papar Alex.

BPH Migas sendiri mendukung penuh usulan PD PDE dan siap mengawal percepatan proyek pembangunan Gas Bumi Tanjung Api-Api – Muntok dengan beberapa catatan. Pertama, Agar PD PDE memastikan demand side ruas Palembang – Tanjung Api Api – Muntok terpenuhi, sehingga tingkat pengembalian investasi terjamin. Kedua, PT Pertagas sebagai calon shipper telah menyampaikan MoU dengan konsumen. Ketiga, Keyakinan agar pembangunan pipa Palembang – Tanjung Api Api – Muntok dapat terealisasi. 

Keempat, perlu adanya koordinasi dengan stakeholder agar tidak terjadi tumpang tindih penggunaan jenis bahan bakar antara gas melalui pipa, HSD dan LNG. Dan, kelima, meminta kepada PD PDE untuk menyampaikan FEED ruas Palembang – Tanjung Api Api – Muntok pada bulan April 2018 agar lelang bisa dilaksanakan dan pipa segera dibangun. RH