Senin, 12 Maret 2018

Dirut Pertamina: Pencitraan Boleh, Tapi Realisasi Lebih Penting

Jakarta, OG Indonesia -- Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Elia Massa Manik berpesan kepada karyawan Pertamina agar bisa merealisasikan dalam aplikasi nyata segala inovasi yang telah dihasilkan oleh insan Pertamina dalam lingkungan kerjanya.

"Pencitraan boleh, tapi realisasi lebih penting. Kapan inovasi itu kita realisasikan menjadi kenyataan di Pertamina," ucap Massa Manik dalam Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2018 yang diadakan di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Senin (12/03). APQ selama delapan tahun terakhir telah menjadi wadah apresiasi bagi kegiatan perbaikan dan kualitas kerja melalui inovasi yang berkelanjutan di seluruh lini bisnis dan anak perusahaan.

Hanya saja selama ini implementasi inovasi yang telah dibuat oleh pekerja-pekerja Pertamina belum banyak diterapkan secara nyata di Pertamina. "Saya hanya minta, bisa enggak yang delapan tahun itu kita wujudkan," ujar Massa Manik.

Tahun ini APQ Awards mengusung tema “Insan Mutu Bersinergi Mendukung Pelaksanaan 8 Prioritas World Class Pertamina dalam Mencapai Visi Perusahaan”. Sebanyak 3.051 risalah inovasi berhasil diselesaikan sepanjang tahun 2017, di mana 140 CIP (Continuous Improvement Program/Program Perbaikan Berkelanjutan) lolos di tingkat korporat, yang diikuti Unit Bisnis/Unit Operasi/Region dan Anak Perusahaan Pertamina.

Massa Manik juga menyatakan pentingnya budaya berbagi pengetahuan di perusahaan energi yang terintegrasi seperti Pertamina. Pengetahuan yang berbasis pada pengalaman di lingkungan kerja merupakan aset perusahaan yang memiliki nilai penting dan harus didokumentasikan serta diterapkan di unit bisnis lainnya. “Sinergi ini terbukti mampu menciptakan value creation dan aset pengetahuan sebagai competitive advantage perusahaan,” jelasnya. RH