Kamis, 08 Maret 2018

Ini Terobosan Petro IT Tunjang Efisiensi Proyek Migas Lewat Software



Hasil gambar untuk petro itJakarta, OG Indonesia-- Petro IT sebagai penyedia solusi perangkat ringan yang menunjang industri migas kini semakin melihat peluang pengembangan pasar di Indonesia. Sebagaimana diketahui perusahaan asal India ini memiliki empat layanan jasa yang memudahkan perusahaan KKKS atau EPC dalam pekerjaan konstruksi baik onshore maupun offshore.




Nuning Ambarningrum
Business Manager Petro IT Indonesia
Empat layanan yang disiapkan perusahaan asal India ini diantaranya Pipetrak IT, Streamline, Quicksilver dan Glide. Disampaikan Nuning Ambarningrum, Business Manager Petro IT Indonesia bahwa pihaknya optimis melihat di tahun 2018 ini, sektor migas akan kembali menggeliat, “Indonesia marketnya sudah mulai bergeliat, tantangan bagi kita adalah bagaimana caranya lebih memperluas lagi. Untuk memberi informasi kepada para pelaku di industri migas bahwa Petro IT siap memberikan solusi dalam membantu dalam eksekusi project atau konstruksi di sektor migas ini,”ucapnya. (8/3/2018)

Berbagai keunggulan software yang dimiliki Petro IT sudah digunakan oleh berbagai perusahaan EPC, terutama untuk pekerjaan pipeline. Disini, layanan Pipetrak IT sangat membantu proses yang dilakukan, karena software ini merupakan Pipeline Data Management System yang memungkinkan pemilik, operator dan firma teknik untuk melacak, mengelola dan melaporkan data real time melalui keseluruhan proses proyek konstruksi pipa. Dari saat dimulainya proyek pipa yang akan datang, sampai titik dimana pipa menjadi beroperasi.

“Paling banyak dibutuhkan saat ini adalah Pipetrak IT, karena Pipetrak IT ini dapat digunakan untuk project onshore maupun offshore. Implementasi Pipetrak IT ini untuk di Offshore sudah digunakan pada Tanap Project, Pipetrak IT dapat dimanfaatkan untuk mengelola keseluruhan proyek konstruksi pipa secara elektronik. Sehingga pengelolaan konstruksi pipa utilitas minyak dan gas menjadi efisien,”cetus Nuning sambil menyebutkan PGN sebagai klien yang sudah menggunakan layanan software ini.
 
Nuning menambahkan, “Namun seperti di Indonesia, kami melihat semakin banyak proyek Plant Refinery, oleh karenanya kami juga memperkenalkan salah satu solusi dari Petro IT yakni Glide. Glide ini akan membantu dalam mengekstrak metadata, kita dapat melihat material tracking dari awal sampai material itu digunakan pada tahap konstruksi. Jadi, akan detail sekali dalam menghitung kebutuhan material disesuaikan dengan kebutuhan proyek konstruksi,”tambah Nuning.

Glide Solution merupakan sistem manajemen persediaan yang memungkinkan pengelolaan 
material dan aktivitas konstruksi sistem perpipaan dan struktur dengan fokus pada 
perencanaan, pengadaan, alokasi, inspeksi dan konsumsi barang multi disiplin. 
Semua laporan kemajuan dan aktivitas dapat dihasilkan dari perangkat lunak termasuk 
pelacak jumlah bahan isometrik, bahan las dan bahan spul pipa, tinjauan status spool 
barcode, permintaan material dan validasi, laporan konsumsi dan status untuk jaminan 
kualitas dan kontrol kualitas (QA / QC) .

Disebutkan juga olehnya, bahwa Kendala yang sering terjadi dalam masalah
order barang yang tidak sesuai dengan kebutuhan, dengan Glide ini operator
dapat melihat apakah sesuatu material sudah siap di ekseskusi atau belum. Ini
adalah end to end material tracking sampai dengan progress-nya, jadi ini sangat 
menunjang efisiensi dalam rantai suplai, karena tak hanya kuantitasnya, Glide ini juga 
dapat men-tracking kualitasnya.

“Jadi dengan adanya solusi ini, kontraktor akan dimudahkan dalam pelaporan proyek karena semua tersusun rapih dari awal sampai akhir, semua dokumen asli yang terkait dengan proyek akan dilampirkan langsung sehingga diakhir pekerjaan serah terima akan mudah dan terstruktur. Dan yang terpenting, software ini sangat user friendly,”pungkas Nuning.MB