Kamis, 15 Maret 2018

Konsorsium GE, Samsung, Meindo Raih Kontrak EPC di Pembangkit Listrik Jawa 1


Foto: Pertamina
Jakarta, OG Indonesia -- PT Jawa Satu Power, yang merupakan perusahaan konsorsium dari PT Pertamina (Persero), Marubeni Corporation, dan Sojitz Corporation memberikan kepercayaan kepada konsorsium General Electric (GE), Samsung C&T (Samsung) dan PT Meindo Elang Indah (Meindo) dengan kontrak EPC (Engineering, Procurement and Construction) untuk Pembangkit Listrik Jawa 1 Combined Cycle. Penandatanganan kontrak kerjasama dilakukan di Jakarta hari ini, Kamis (15/03).

Jawa 1 akan menjadi pembangkit listrik dengan teknologi combined-cycle terbesar di Indonesia, menggunakan teknologi turbin gas HA terbaru dari GE. Selain itu, PT Jawa Satu juga menandatangani kesepakatan layanan pemeliharaan dengan GE selama 25 tahun yang mencakup layanan inspeksi pemeliharaan untuk peralatan pembangkit GE dengan menggunakan perangkat lunak GE Asset Performance Management (APM) untuk memantau, memprediksi dan meningkatkan keandalan serta efisiensi pembangkit listrik.

Pembangkit listrik Jawa 1 merupakan bagian dari Program Ketenagalistrikan 35 gigawatt (GW) pemerintah Indonesia, dan diperkirakan akan bisa menambah pasokan listrik sekitar 1.760 MW ke dalam jaringan listrik nasional, atau setara dengan pasokan ke 11 juta rumah di Indonesia. Pembangkit listrik ini akan menggunakan dua turbin gas GE 9HA.02, dan diharapkan mulai beroperasi pada pertengahan 2021.

Selain kontrak EPC, Jawa Satu Power juga menandatangani perjanjian pemeliharaan dengan GE Power Services selama 25 tahun, yang meliputi pemeiharaan turbin gas, turbin uap, dan generator serta peralatan pembangkit listrik terkait lainnya. Kesepakatan ini juga mencakup penggunaan rangkaian solusi digital GE Asset Performance Management (APM), untuk meningkatkan visibilitas, keandalan dan ketersediaan berbagai asset dari pembangkit. 

Jawa Satu Power akan mendapatkan keamanan, prediksi yang tepat dan keandalan yang tinggi serta tetap memastikan kinerja optimal dengan biaya pemeliharaan berkelanjutan yang lebih rendah. Selain itu, berbagai peralatan pembangkit tenaga listrik yang ada di sini juga akan menjadi bagian dari fasilitas yang dipantau oleh GE Monitoring and Diagnostic (M&D) Center di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

"Efisiensi pembangkit listrik penting untuk menjaga tarif listrik tetap kompetitif dan terjangkau masyarakat. Di sinilah turbin gas GE 9HA.02 efisiensi tinggi dan perangkat lunak Asset Performance Management (APM) dari GE memainkan peranannya," kata Handry Satriago, Presiden dan CEO GE Indonesia. RH