Kamis, 22 Maret 2018

PLN Suplai Listrik 65 Juta VA untuk Industri Baja di Jakarta

Foto: Hrp
Jakarta, OG Indonesia -- Untuk mendorong perekonomian melalui peningkatan produktivitas industri peleburan baja di DKI Jakarta, PLN Distribusi Jakarta Raya memberikan suplai listrik sebesar 65.000.000 volt ampere (VA) kepada perusahaan peleburan baja baru di Jakarta yaitu PT Indonesia Voda Steel .

Seremoni pengoperasian gardu yang menyalurkan listrik ke pabrik PT Indonesia Voda Steel dilaksanakan pada Kamis (22/03) dan dihadiri oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero), Haryanto WS., manajemen PLN Distribusi Jakarta Raya dan PLN Transmisi Jawa Bagian Barat, serta manajemen PT Indonesia Voda Steel.

Untuk kegiatan operasinya PT Indonesia Voda Steel bekerja sama dengan PT Master Steel. Di mana PT Indonesia Voda Steel menggunakan lahan seluas 17 hektare milik PT Master Steel di Jl. Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. PT Master Steel sendiri pernah beroperasi di lahan tersebut sampai sekitar dua tahun lalu sebelum pabriknya vakum beroperasi. 

Dalam sambutannya, Haryanto WS berharap dengan adanya tambahan suplai listrik sebesar 65.000.000 VA ke PT Indonesia Voda Steel ini, PLN dapat turut andil dalam membantu operasional dan peningkatan kapasitas produksi industri serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Sebagai pelanggan yang dulu pernah menjadi pelanggan PLN, PLN merasa bangga bisa melayani kembali pabrik ini dan tentu saja PLN ingin memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada pelanggan," ucapnya.

Haryanto juga menegaskan bahwa para pelaku bisnis di sektor industri ataupun sektor lainnya tidak perlu ragu untuk menjalankan usahanya di DKI Jakarta karena PLN menjamin ketersediaan pasokan listrik di DKI Jakarta guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Lebih lanjut, Haryanto juga menyatakan bahwa PLN juga akan berkomitmen untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mendapatkan listrik serta pelayanan terbaik dari PLN.

“Tahun 2018 ini, Indonesia berada di peringkat ke-38 dalam hal kemudahan mendapatkan listrik serta peringkat ke-72 dalam hal perbaikan layanan penyambungan listrik. Tentunya, PLN akan terus meningkatkan layanannya agar pelanggan dari segala segmen dapat dengan mudah mendapatkan akses listrik,” ujar Haryanto.

Kemudahan layanan penyambungan listrik dari PLN tersebut diakui oleh Istanto Burhan, Direktur Utama PT Master Steel, yang menurutnya lebih cepat dan lebih baik. "Saya baru mengalami selama berhubungan dengan PLN sejak tahun 70-an, pelayanan PLN saat ini begitu luar biasa. Kalau boleh dibilang efektif pelayanan dari kami mengajukan permohonan sampai sekarang ini boleh dibilang hanya hitungan hari," ungkap Istanto.

Setelah mendapat pasokan listrik sebesar 65.000.000 VA untuk kegiatan operasinya dari PLN, PT Indonesia Voda Steel direncanakan akan menambah lagi kebutuhan listriknya sebesar 20.000.000 VA dalam waktu setahun ke depan. "Setahun lagi dari sekarang jadi 85 juta VA," jelas Istanto. 

Sementara untuk jaminan pasokan listrik, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M. Ikhsan Asaad, menuturkan bahwa PLN Distribusi Jakarta Raya siap berkomitmen dalam memberikan suplai listrik kepada pelanggan. "Kami siap (mensuplai listrik). Kami lihat Master Steel ingin beroperasi kembali, ini menunjukkan bahwa industri di Jakarta masih tumbuh," tegas Ihksan. RH